Bahaya Mengintai, Ini Alasan Harus Tutup Kamera Webcam Laptop

Pernahkah kalian menyalakan laptop saat sedang beraktifitas tapi tidak memainkannya? Hati-hati lho, jangan-jangan ada yang sedang mengintai aktifitasmu lewat kamera webcam dari laptop. Di Pennsylvania, seorang karyawan sekolah memanfaatkan webcam laptop untuk mengambil foto dari para siswa tanpa sepengatahuan mereka. Tentu saja itu adalah pelanggaran privasi. Dan yang lebih sedihnya, karyawan tersebut bisa lolos dari jeratan hukum, miris banget kan.

Selain ancaman privasi, ini alasan kenapa kalian harus menutup kamera webcam di laptop.


Menghindari Dikuntit Orang Mesum

Jika seseorang berhasil mengambil foto atau video dari webcam laptop yang kita pakai, foto/video tersebut akan dijual secara bebas di Deep Web. Dikabarkan, harga yang ditawarkan untuk membeli foto/video tersebut bisa mencapai ratusan ribu. Apalagi jika foto/video yang dijual adalah milik seorang wanita. Makanya jangan sampai hal tersebut sampai terjadi kepada kita yaa

Sumber foto : pexels.com.

Menghindari Pemerasan

Ternyata merekam aktivitas seseorang melalui webcam laptop sudah dilakukan oleh organisasi sekelas FBI. Tapi apa yang terjadi jika data yang diperoleh dari kita ternyata digunakan untuk sesuatu yang merugikan. Misalnya, pemerasan. Mungkin tanpa sadar kalian pernah membuka pakaian dikamar saat laptop kalian dalam posisi terbuka. Dan apa jadinya jika hacker mendapatkan data tersebut untuk memeras kita, Duh jangan sampai deh.

Sumber foto : pexels.com.

Menjaga Privasi Data Kita

Sudah tau kan kalau FBI dan mungkin organisasi besar lainnya yang belum terekspos bisa dengan mudahnya mengawasi kita. Dan kita bahkan tidak tahu data tersebut dipakai untuk apa. Nah untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik kita mencegahnya terlebih dahulu. Untuk perlindungan tambahan, ada baiknya kita juga menutup speaker yang ada di laptop. Karena selain bisa merekam aktivitas berupa foto/video, penyadapan suara juga bisa dilakukan melalui speaker laptop yang terbuka.

Sumber foto : pexels.com.

Karena teknologi yang semakin hari semakin canggih, pendiri sosial media Facebook Mark Zuckerberg juga pernah jadi korban hacker lho. Pada tahun 2016, seorang hacker behasil membobol akun Twitter milik Mark. Dan tentu saja setelah kejadian itu Mark semakin berhati-hati menggunakan akun sosial medianya dan tentunya menambahkan perlindungan tambahan. Salah satunya adalah dengan menutup kamera webcam dan speaker dari laptop yang ia pakai. Ia juga yakin bahwa seseorang bisa dengan mudah mengawasi serta merekam segala bentuk aktivitas yang ia lakukan saat sedang didepan laptop. Walaupun dengan melakukan hal itu Mark pernah dicap terlalu paranoid terhadap teknologi dan dikecam oleh berbagai pihak. Tapi ia tidak peduli, karena memang kerahasiaan privasi sangatlah penting untuknya.

Sumber foto: metro.co.uk.

Jika sobat Divideas berpikir bahwa penyadapan hanya bisa dilakukan disaat laptop dalam keadaan menyala maka pikiran kalian kurang tepat. Di zaman secanggih sekarang, penyadapan bahkan bisa dilakukan saat laptop kita dalam keadaan mati sekalipun. Sistem yang dikenal dengan nama RAT (Remote Administration Tool) ini bahkan masih bisa beroperasi saat laptop kita tidak menyala.


Mungkin kita berpikir bahwa kita bukanlah orang sepenting Mark Zuckerberg, untuk apa repot-repot harus melakukan itu semua. Tapi tidak ada salahnya jika kita berusaha untuk meghindari tindak kriminal yang mungkin saja sedang direncanakan oleh hacker diluar sana. Nah bagaimana sobat Divideas, masih mau membiarkan kamera webcam laptop kita terbuka?


Artikel ini telah di-publish pada tanggal 4 Juli 2018 di web Divideas.