Miskonsepsi Mengenai Dunia Freelancer

Dunia freelancer saat ini sedang menjadi sesuatu yang menarik terutama bagi orang orang, mengerjakan project mendapat uang dan kembali mencari lagi hingga akhirnya membentuk tim lalu menerima project dalam skala besar bekerja secara bebas, tanpa pakaian khusus. Menarik memang tapi tidak banyak juga yang bisa survive ataupun justru salah kaprah dengan dunia freelancer ini sehingga akhirnya justru membuat diri mereka tersiksa. Saya berbicara seperti ini bukan berati saya merupakan orang yang tidak seperti mereka, namun justru saya mengalami hal seperti mereka.
- Ekspektasi yang salah
Jika anda mengawali langkah karir anda sebagai freelancer dengan dasar harapan uang yang tinggi anda salah besar, karena anda akan kandas ketika anda tidak mendapat kan bayaran yang sesuai dengan standart anda. Perlu di ingat uang akan datang dengan sendirinya jika anda mengupgrade kemampuan anda , jika anda sedang mendapatkan project dengan nilai yang kecil jalani saja dan selalu jadikan itu sebagai alat untuk mengupgrade diri anda sendiri. Hal ini sangat relevan terutama bagi anda yang masih mahasiswa dan tidak memiliki badan usaha resmi.
Seperti dunia game, anda akan mendapatkan reward yang besar apabila dengan mengalahkan monster level tinggi tapi jika anda tidak mengupgrade equip dan skill bagai mana bisa mengalahkan monster tinggi , anda punya banyak coin tapi tidak pernah leveling maka akan sia sia. Salah satu kasus yang paling nyata adalah ketika ekspektasi akan uang menjadi dasar dalam menjalani sebagai freelance maka ketika anda bertemu dengan client yang perfeksionis maka hal ini akan menjadi beban bagi anda dikarenakan permintaan yang begitu banyak.
- Rutinitas freelancer dan jenjang karir
Anda mendapat sebuah project dan berhasil lalu mendapatkan kembali dan anda merasa nyaman dengan semua itu pada akhirnya anda merasa tidak betah karena penghasilan yang seperti itu itu saja. Hal ini saya lihat di beberapa teman saya dan pada diri saya sendiri mengalami hal serupa pada akhirnya mereka menempuh jalan yang sebenarnya bukan impian mereka karena penghasilan yang lebih besar. Menjadi freelancer bukan hanya berbicara mengenai bekerja secara bebas dan tanpa bos tapi juga bagimana anda bisa mencapi jenjang yang lebih tinggi , berbeda dengan bekerja di perusahaan anda tahu suatu saat anda akan di posisi atas.
Mengukur diri merupakan salah satu cara mengatasi hal ini adalah “merenung” , ya betul mulailah sejauh apakah teknologi yang sudah aku pakai apakah ini akan relevan untuk dunia yang sekarang, begitu juga dengan desain apakah desain yang anda pakai sudah memberikan kepuasan bagi client pernahkan mencoba dengan client luar negeri apakah sudah berhasil , hal lain yang bisa anda renungkan adalah apakah anda sudah memanfaatkan waktu dengan maksimal . Jika anda bisa menemukan solusi yang lebih baik berati jenjang anda akan naik.
- Lapangan merupakan tempat perang sebenarnya
Bagi saya sendiri yang menjalani dunia freelancer tidak dengan kondisi keuangan yang mumpuni dimana bisa menyewa ini itu, mencetak ini itu sehingga mau tidak mau yang bisa saya lakukan adalah dengan memanfaatkan apa yang ada yaitu dengan sosial media, menjadi orang yang tidak punya malu dengan menanyakan apakah cafe ini sudah punya website. Miris kadang di tolak mentah mentah namun untuk sekarang saya bersyukur menjalani itu karena saya mendapatkan ilmu mengenai public relation dan saat ini saya memiliki koneksi yang bisa dibilang besar.
Jika selama ini anda mendapat project dari orang lain atau dari kenalan, anda perlu sekali kali turun ke lapangan. Lapangan merupakan sebuah tempat dimana bisa membuat mu kandas atau membawa brand anda ke jenjang lebih besar. Cemooh , kegagalan project, dan bermasalah dengan client tidak bisa dipungkiri anda akan bertemu dengan ini semua , jika anda tidak pernah bertemu dengan ini maka berati anda masih belum bertemu dengan neraka :D Apabila anda bisa melewati semua itu niscaya anda akan bertemu sebuah harta karun yang lebih besar.
Dunia freelancer memang sangat menggiurkan namun jangan pernah lupa waktu terus berjalan, jika anda sudah memilih sebagai freelancer jalani dengan konsekuensi. Semoga anda berhasil :D