DESKRIPSI NOSTALGIA DI WAKTU MASA KECIL DI KAMPUNG HALAMAN DAN MEMBANDINGKAN DENGAN KEHIDUPAN SEKARANG

Sejarah selalu saja teringat walaupun waktu terus berjalan, keinginan untuk kembali merasakan betapa senangnya diwaktu kecil di kampung halaman tercinta, kenangan yang tidak ada habisnya dan tak akan terlupakan.

Kenangan ini sering teringat dikala melihat anak-anak sekarang yang asik dengan dunia teknologi yang semakin meningkat, semakin trendi dari pada masa-masa kecil saya dahulunya.

Jika dilihat dari perkembangan zaman terasa menyentuh perasaan dikala anak-anak zaman sekarang tak bisa lagi menikmati indahnya alam dan memanfaatkan apa-apa saja yang bisa di mainkan di waktu kecil dengan tidak memakai biaya yang terlalu banyak untuk dikeluarkan.

Dilihat dari zaman yang serba teknologi, kita lihat dari alat-alat, kesibukan, dan kegemaran anak-anak sekarang lebih cenderung menggunakan gadget untuk bermain sehari-hari. Dilihat dari tingkat pengaruh dan efek dari teknologi sangat mengecewakan, walaupun dari sisi positifnya kita sama-sama tahu jika teknologi bisa menemukan informasi-informasi yang cepat dan akurat. Jika dilihat dari sisi negatif dari dampak gadget ini banyak terjadinya perilaku menyimpang dan efek-efek yang ditimbulkan oleh gadget tersebut.

Sangat berbeda sekali jika dibandingkan dengan zaman saya waktu kecil dahulu, bisa hampir dari seluruh apa-apa yang ada di alam bisa dijadikan sumber mainan dan sumber kesibukan. Kita ambil saja salah satu contoh untuk bermain di air, dan mandi-madian di sungai batang hari yang ada di kampung halaman saya. Jika kita lihat dari dampak positif dan negatif juga ada. Kita contohkan dari positifnya, jika kita terus melakukan aktivitas berenang dengan sendirinya kita akan memiliki tubuh yang sehat dan pertumbuhan kita akan terasa pada postur tubuh kita.

Dan Jika kita lihat dari sisi negatif dari kesibukan yang satu ini adalah adanya persentasi terjadinya bencana untuk diri kita sendiri, misalnya terjadi efek terhadap tubuh kita untuk sakit, dan bisa jadi terjadi kecelakaan saat mandi-madi di sungai tersebut. Tpi itu jarang terjadi kok haha

Tak Cuma itu, selain berenang kami juga memanfaatkan alam untuk membuat barang-barang yang digunakan untuk bermain, salah satunya membuat layang-layang air yang terbuat dari kulit batang pisang yang di buatkan berbentu segi empat panjang dan diberikan tali untuk menarik layang-layang, pada derasnya air sungai yang mengalir deras akan membuat suatu adrenalin yang cukup semangat dan penuh tantangan.

Tak lepas Cuma memainkan layang-layang air ini, beberapa teman-temnan yang berada diseberang air juga ikut merasakan permainan ini, jika kawan-kawan yang ada di seberang sungai ingin bergabung untuk perlawanan dan membuat layang-layang juga untuk menabrakkan layang-layangnya dengan layang-layang kami yang satu berseberangan.

Permainan ini saya sedikit menganalisa dari sisi positif dan negatifnya juga, ketika kita bermain layang-layang air ini kita saling berinteraksi dengan kawan-kawan yang ada di kampung yang ada di seberangan sungai itu, dengan interaksi tersebut kekuatan hubungan emosional kita akan terbentuk walaupun jarak sungai yang begitu cukup besar sekitar 100 meter. Jika kita coba bandingkan dengan zaman sekarang, anak-anak sekarang lebih banyak menghabiskan hari-hari masa kecilnya dengan duduk berlama-lama di suatu tempat katakanlah itu warnet dan di suatu cafe minum-minuman, sedangkan kita ketahui, duduk berlama-lama untuk seorng yang berumur sagat muda bisa mengakibatkan pertumbuhan tidak relatif meningkat. Malahan bertambah sakit dan bisa di lihat dari tidak bergeraknya organ-organ tubuh yang menunjang kesehatan dan ketahanan fisik suatu tubuh.

Tak hanya itu saya mencoba membanandingkan dalam teknologi pun, saya coba melihat dari aspek pendidikan yang dilakukan anak-anak zaman sekarang itu sangat terlihat kurangnya penurunan budaya kepada anak-anak yang berada di kampung halaman saya. Banyak kita mengetahui anak-anak yang umumnya ber umur 10 tahun sampai dengan 15tahun, tingkat penyerapan ilmu sayangat mempengaruhi untuk masa yang akan datang.

Dari aspek pengajaran nya, waktu kecil saya sering di ajak dan sering ketika sesudah pulang sekolah melakukan aktivitas ke surau dan mengaji bersama teman-teman untuk memantabkan jiwa religius dan mempelajari ajaran — ajaran islam yang sangat asik dan sangat dibutuhkan.

Kalau kita berkaca pada zaman sekarang anak-anak sekarang pada umumnya jika tidak memiliki teknologi yang canggih tidak akan mau mendengarkan perintah orng tua dan kerluarganya.

Pernah saya temukan ketika seorang anak tidak mau belajar jika tidak di belikan motor oleh orang tua nya, dan orng tua nya terpaksa membelikan sepeda motor untuk menunjang kemauan anaknya dan bisa belajar pada mestinya. Jika kita lihat dampak dari pemberian sepeda motor ini ialah menimbulkan kenakalan remaja sejak dini, misalkan balab — balapan dan ugal-ugalan — Serta berdampak kepada kecelakaan — Sedangkan kita tahu, anak-anak yang masih dibawah umur tidak memiliki surat izin mengemudi untuk membawa motor dan berdampak buruk bagi dirinya.

Ini yang sering kita telaah dan kita gambarkan setelah kita berpulang dari zaman kecil kita dahulu yang juga di sebut zaman yang terindah dalam hidup kita, hampir semua orang memiliki sejarah diwaktu kecil dan sangat mengingat dan mengenang arti-arti kehidupan di masa kecil dulu.

Masa masa yang tak lepas dari pengalaman dan rasa kegembiraan di alam fikiran kecil kita dan ingin rasanya kembali merasakan nostalgia -nostalgia yang dulunya jadi kesibukan kita dikala menuju tumbuh dewasa saya rasa ini tidak akan bisa terulang, tetapi melainkan untuk mengingat kenangan-kenangan yang telah jauh sebelumnya.

Sangat sering kita bercerita dengan teman-teman kita sekarang, dan mencerikatan hampir sedetail mungkin kita menceritakan apa-apa saja yang kita kerjakan dan apa-apa saja yang kita rasakan sewaktu kita masih ber umur jagung itu.

Tak lepas dari pengalaman-pengalaman kecil dahuli sangat pengaruh juga kepada kehidupan yang akan datang. Kita tahu pelajaran-pelajaran yang kita dapat di masa kecil tak semudah itu kita lupakan dan sangat berguna di kehidupan zaman sekarang.

Jika kita rasakan kembali masa-masa kecil kita bisa-bisa kita tertawa-tertawa kecil mengingatnya dikala kita bertemu dengan teman-teman yang dahulunya di waktu kecilnya menghabiskan masa-masa kecilnya bersama kita dan seiring waktu yang memisahkan kita akan mengulang nostalgia yang dahulu jadi kesibukan kita diwaktu kecil.

Banyak cerita bersarang dalam pikiran akan hal-hal yang bernostalgiaan di waktu kecil dan waktu menuju gerbang kedewasaan dan menjadi cerita sendirinya bagi orang-orang yang memiliki masa-masa yang menarik dan begitu juga dengan yang tidak menariknya.

Sekarang kita hanya bisa mengingat dan mengenang apa-apa saja yang akan kita berikan kepada penerus kita, ketika kita telah menemukan dampak positif dan negatif dari apa yang menunjang kreatifitas manusia untuk waktu yang panjang dimasa yang akan datangnya.

Kita selaku generasi yang merasakan dan mengenal akan kepahitan dan kesenangan di bandingkan pada zaman sekarang, kita ikut membangun dan mengarahkan anak-anak bangsa yang berjiwa besar dan berjiwa sehat untuk negara kita dan tak terlepas yang utama untuk daerah masing-masing yang kita cintai.

Tak lepas dari dukungan orang-orang sekitar yang juga ikut merasakan perubahan-perubahan yang mengarah kepada yang lebih baik untuk hari-hari yang akan di lalui.

Ketika kita telah mengenal namanya teknologi dan zaman serba mudah kita selaku generasi yang ada pada zaman sekarang justru ikut andil juga dalam merubah sistem yang tak bisa difikirkan akan kerusakan dan efek negatif yang ditimbulkan oleh perubahan zaman ini, tak lepas apa yang saya bincangkan dan yang saya tuangkan tadi tentang teknologi bisa mengarahkan kita kepada keberhasilan dan juga bisa mengarah kepada kegagalan dalam zaman ber zaman.

Pengaruh teknologi juga dirasakan hampir di seluruh dunia merasakan dampak positif dan negatifnya.

Jika kita teropongkan ke sisi postif tadi, adanya peningkatan ilmu pengetahuan dalam berbasis teknologi ini sangat perpengaruh sekali terhadap skill dan pengalaman yang kita dapatkan, baik itu gadget maupun alat-alat yang memiliki unsur teknologi, dan jika kita lihat dari pengajaran dan syarat untuk melakukan suatu kelulusan di sekolah menengah atas pun sudah memakai sistem UNBK (ujian nasional berbasis komputer) dan sedikitnya sekolah yang menggunakan UNKP (ujian nasional kertas dan pensil).

Dari program yang berlangsung sekarang akan melihatkan ke sisi pro-teknologi yang semakin dibutuhkan baik itu dari pelajar, mahasiswa, maupun orang yang telah dewasa. Bahkan anak yang di bawah umur pun terikut dalam penggunaan teknologi ini.

Yang paling ironisnya anak-anak yang berumur 1–5 tahun pun juga tak mau ketinggalan akan menggunakan gadget sebagai alat untuk bermain dengan teman-teman sebayanya, akankah jika kita lihat juga dampak dari pemakaian dari teknologi ini sangat berpengaruh untuk anak-anak yang masih dibawah umur, yaitu memboroskan ekonomi yang digunakan demi melengkapi apa yang menjadi trendi bagi anak-anak sebaya itu.

Seorang peneliti bernama Prof. Carry mengatakan bahwa menjadi subjek aliran data yang konstan atau overloof informasi menghadirkan resiko nyata ketidak pedulian terhadap informasi yang benar-benar tidak diperlukan dan menjadikan ada kurang mengontrol kehidupan. Dan pendapat tersebut terbukti dengan dampak negatif penggunaan ponsel tersebut akan selalu memprioritaskan hal baru yang ada disponselnya, meskipun ada beberapa hal lain yang lebih teramat penting. Selain itu pengguna ponsel tidak hanya ditemukan di kalangan orang dewasa saja bahkan anak TK dan SD pun sudah di bekali oleh orang tuanya.

Banyak yang akan merusak kepribadian anak yaitu dampak positif pengguna ponsel paling menonjol dan mencolok pada anak adalah perubahan tingkah laku. Terlalu sering menggunakan ponsel yang beraplikasi dan berfitur menarik, membuat anak tidak peka terhadap lingkungan. Jika komunikasi antara anak dan orang tua lebih banyak menggunakan ponsel, maka dampak negatif penggunaan ponsel seperti ini berimbas buruk pada hubungan orang tua dan anak.

Tak juga itu dalam segi kesehatan juga dilihat, dampak negatif penggunaan ponsel bagi kesehatan tertuju pada pola tidur seseorang. Ketika anak menggunakan telepon dan GSM secara berlebihan akan mengakibatkan kesulitan tidur pada malam hari.

Ini akan mnyebabkan dampak buruk penggunaan ponsel adanya radiasi sinyal RF dan radiasi ini bisa meningkatkan potensi terkena kanker, terutama pada anak-anak.

Itulah jika saya bandingkan dengan sejarah nostalgia saya yang di atas tentang apa yang menjadi anti klimaks dalam perubahan yang akan mendatang. Justru tidak bisa di bandingkan dengan peningkatan pengetahuan masa dahulu dan masa sekarang jauh berbeda, anak-anak tidak bisa merasakan akan kebahagiaan yang datang dari alam.

Jangankan merasakan dari alam, semua produk yang dihasilkan di daerah itu semua berhubungan dengan alam, dan orang berfikir akan mendapatkan hasil yang lebih besar akan menghasilkan pendapatan dan tak lepas dari pengguna teknologi yang akan merusak sisi kesuburaan dan keamanan lingkungan.

Coba saja kita lihat lagi dari perkembangan dalam bidang mata pencaharian, rata-rata menggunakan alat-alat canggih untuk meraup keuntungan yang akan di dapatkan. Misalnya, penambangan emas yang dilakukan dengan menggali dengan alat-alat berat yang akan senantiasa merusak lebih dengan kekuatan manuasia pada umumnya. Dengan memakai alat-alat yang berdampak pada kehancuran akan mengakibatkan pada efek yang sangat merugikan bila dilihat dari sisi negatifnya.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.