Dopsky
Dopsky
Nov 2 · 1 min read

Mungkin Saja, Aku yang Beda


Oktober, 2018

Bagaimana bisa kau menyebut semua laki-laki itu sama saja?

Padahal, kau bilang aku berbeda dengan yang lainnya.

Bagaimana bisa kau menyebutku aku terlalu baik?

Padahal, dirimu lah yang menyuruhku untuk berputar balik.

Oh, aku tahu. Mungkin saja aku berbeda, aku yang tak biasa. Bertahan layaknya daun di ujung ranting di musim panas. Menggelayut sayu pada tangan kecil, bernama harapan.

Hei.. Ini sudah setahun, dan kau tau apa yang Tere Liye bilang? “Daun yang jatuh tidak pernah membenci angin..“ dan katanya lagi “Yang patah tumbuh, yang hilang berganti”. Kau pikir aku percaya? Apa ini semua tidak membuktikannya?

    Written by

    Dopsky

    Drunken poet

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade