Cemburu Pada MasaLalu

Sungguh, tidak ada niatan mengurungmu dalam jangkauanku, kekasih. Sebab sekuat mencintaimu kau bukan aku; kita adalah jiwa dan tubuh berbeda yang kata masing — masing saling mencintai.

Namun seringkali aku cemburu pada bibirmu yang masih melafalkan namanya didepanku. Juga pada orang yang selalu menemani melebihi waktu bersamaku.

Kekasih, katakan sekarang kau mencintaiku atau mencintai masalalumu? bahwa mencintaimu adalah menerima segala yang kau cintai meski aku membencinya, ujarmu dulu.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.