Acian Dinding Retak

Acian dinding retak, pada dasarnya bisa dibedakan dalam 2 jenis, retak-copot dan retak rambut. Retak copot, dikarenakan acian terlalu tebal (3 mm OK, lebih dr itu tdk direkomendasi), atau kualitas pasir yg jelek. Retak rambut, biasanya dikarenakan proses pengeringan acian terlalu cepat dan atau penggosokan yg kurang matang, namun acian tetap menempel kuat pd plester. Idealnya, penggosokan acian harus sampai menimbulkan debu kering di permukaan dinding.
Bagaimana menghindari retak rambut?
Bisa dg 2 cara:
1. Menggunakan bahan dg kualitas tinggi smcm MU, AM (mahal di bahan)
2. Menggunakan PC ditambah additive, dan penggosokan acian harus benar-2 matang (ongkos kerja tinggi)
Knp pemborong sering membiarkan dinding terlihat retak rambutnya?
Ada 2 hal:
1. Faktor biaya.
2. Retak rambut bukanlah masalah. Dalam prinsip-prinsip manajemen konstruksi, retak rambut bisa diterima/ ditoleransi sebab, setelah dilakukan pelapisan dg wall filler (alkali primer), retak tsb tertutup dan dinding dapat diteruskan dicat dg hasil mulus. Tdk ada retakan sama sekali.
…………>>> lihat foto kiri dan kanan.
__________________________________________
**Skdr perbandingan, tahun 2004 (sy masih karyawan ikut PT) ketika harga semen masih 34 ribu/ zaak, seorang rekan pemborong memasang harga borong 5 juta/ m2 utk mengerjakan desain arsitek berkelas. Sekarang dg harga semen sktr 65 ribu/ zaak, saya memasang harga masih jauh dibawah harga rekan th 2004, pdhl skrg th 2014 (beda 10 th).
Barangkali sy termasuk pemborong yg tidak merisaukan retak rambut.
