DARI TERIK KEPADA SANG RINTIK

Di balik pintu saya mendengar riuh yang begitu gemuruh, akhirnya akhirnya akhirnya, itulah yang aku dengar darinya. Jatuh terhempas sama sekali tak membuatnya takut karena tahu bahwa ia akan segera berbaur dan tak lagi terus bergantung

Ia sebenarnya hanya rindu dan yang rindupun memanglah telah menunggu, telah banyak orang yang mengangkatmu menjadi sebuah cerita, inspirasi, atau sekedar pembangkit emosi yang pada akhirnya kau di jadikan sesuatu yang berbeda pada masing-masing persepsi

Apa yang kau sendiri rasakan setelah lama mengudara Lalu Tiba-tiba jatuh seketika?? Aku sendiri mengibaratkanmu sebagai penyelamat yang begitu menyejukkan hati tapi juga bisa membuat alisku menjadi berkerut, itu semua tergantung dari letakmu mendaratkan dirimu

Beberapa orang termasuk diriku sendiri adalah Terik yang masih menunggu Rintik untuk segera jatuh pada relungku yang tepat. Aku telah memberi tanda yang begitu terang, jadi meski aku tertidur di malam hari tak akan membuatku khawatir jika kau jatuh meski dalam gelap. Malam ini aku bisa tertidur dengan lelap, maka esok hari kuingin diriku terbangun oleh riuhmu yang telah kuharap