Maria Umar dan Women Digital League

Image for post
Image for post

Maria Umar adalah Pendiri dan Presiden Women’s Digital League atau biasa disingkat WDL. WDL fokus pada pelatihan Perempuan pedesaan di Pakistan dalam tugas mikro online. WDL berfokus pada semua jenis layanan berbasis komputer seperti penulisan konten, Customer support virtual, Pengembangan aplikasi Facebook / Blackberry / iPhone, sistem CRM, sistem CMS, pengembangan situs web, dan videografi untuk klien di seluruh dunia. Selain itu Maria terlibat dengan pelatihan kapasitas di daerah utara terpencil Pakistan dalam kemitraan dengan LSM lokal. Dalam 2 bulan pertama mereka telah melatih lebih dari 200 penduduk setempat dalam berbagai keterampilan kerja online. Selain itu, Maria adalah penasihat Think Global Institute, akselerator bisnis global nirlaba dan kontributor utama untuk program akselerator. Maria adalah lulusan Project Artemis dan Program Wanita 10.000 Goldman Sachs. Dia juga seorang finalis di Kompetisi rencana bisnis “I Dare” GIST. Maria juga menjabat sebagai Manajer Proyek untuk WomenX, sebuah program pelatihan yang didukung Bank Dunia untuk perempuan dalam bisnis. Sebelum memasuki dunia bisnis, Maria bekerja selama 3 tahun sebagai guru di sekolah swasta. Dia memiliki gelar Master dalam Sastra Inggris.

Kisah perjuangannya ini bermula ketika dia hamil anak keduanya, sekolah tidak bisa memberikan cuti kehamilan sehingga ia pun dibiarkan resign. Saat dia menjadi ibu rumah tangga akhirnya ia berkenalan dengan dunia freelance, ia mengerjakan proyek proyek dari untuk client dari Amerika. Perbedaan zona waktu menjadi salah satu kendala utamanya ketika menjalani profesi ini. Permintaan klien yang semakin banyak dengan deadline yang ketat membuat Maria mulai mendelegasikan beberapa pekerjaan ke keluarga terdekatnya, yang ternyata kebetulan kebanyakan wanita.

Disini poin yang menarik, di beberapa wilayah yang konservatif seperti di Waziristan tempat asal Maria Umar, tidak mudah buat seorang wanita mendapat pekerjaan dalam sektor publik. Batasan akses terhadap pendidikan juga kadang menjadi problematika lain. Begitu Maria Umar sadar bahwa yang membantunnya mengerjakan proyek proyek adalah para wanita, ia menyadari akan potensi katalis dengan apa yang dilakukannya ini terhadap sektor pekerjaan di pakistan dimana tingkat melek huruf terus meningkat tetapi ada hambatan buat wanita untuk bekerja diluar rumah.

Awalnya Maria tidak menganggap serius usaha yang dilakukannya ini, sampai kemudian salah satu mentornya mengarahkan apa yang harus dilakukan agar inisiasi Maria ini tak layu sebelum berkembang. Maka Maria mulai membentuk Women Digital League, menjadi pendiri sekaligus ketuanya yang pertama. Maria menggunakan jejaring sosial media untuk menemukan lowongan pekerjaan dari client ataupun melakukan rekruitmrn SDM Baru. Maria menggunakan Linkedin untuk membangun kontak pertama dengan klien sekaligus memperkenalkan Woman Digital League, sedangkan untuk melakukan rekrutmen SDM, Maria lebih senang menggunakan Facebook atau Twitter, layanan ini yang populer di kalangan masyarakat pakistan, saat ini ada sekitar 500 wanita yang menjadi “squad” pemberdayaan oleh Women Digital League.

WDL adalah satu dari dua organisasi yang secara resmi bermitra dengan Facebook di Pakistan. UpWork, pasar terbesar untuk freelancer, juga bermitra dengan WDL untuk beberapa proyeknya yang bertujuan menciptakan dampak sosial

Dalam sebuah statement Maria mengatakan bahwa WDL adalah wadah bagi para wanita untuk menemukan cara kerja yang sepenuhnya baru. Maria saat ini juga tengah melebarkan sayap organisasinya ke kawasan Timur Tengah, dimana beberapa wanita di negara-negara tersebut menemukan kendala yang serupa dengan yang dihadapi oleh wanita di Pakistan.

Maria Umar dengan gerakan Women Digital League dibantu dengan adanya koneksi internet telah membawa babak baru pemberdayaan masyarakat dalam skala lokal menuju global, menghadapi konservatifisme dengan “perlawanan” yang elegan.

Tahniah Maria Umar

Written by

Founder Delta Indie Digital Creative, Writer, data science enthusiats, digital marketing expert

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store