Passion and Fate

Passion manusia selalu berevolusi dari masa ke masa manusia itu sendiri. Contohnya gini, manusia zaman dahulu berangan-angan untuk bisa menciptakan tempat tinggal yang nyaman dan aman sehingga mereka ga perlu lagi untuk nomaden. Alhasil dengan passion si manusia ini berhasil menciptakan tempat tinggal yang nyaman dan juga cukup aman untuk ia tinggali. Sekarang, pertanyaan gue untuk diri gue sendiri adalah apakah hanya dengan passion saja sesuatu bisa berubah atau passion dan sedikit bumbu tambahan seperti niat, usaha, dan doa semua akan berhasil?.

Jawaban atas pertanyaan yang gue ajukan untuk diri gue sendiri adalah tidak. Kok engga sih, semua yang berawal dari niat, usaha, dan doa itu semua kan pasti akan terkabul”- manusia lain

Tapi itu belum terlaksana dihidup gue, akhirnya dengan sombong gue mengutuk diri gue sendiri, melabel-i diri gue dengan “bodoh”, dan merasa hidup gue tuh gaakan seru dan semua telah hancur sebelum permainan dimulai.

Bukan karena orang lain berkata gue mampu lantas diri ini merasa bisa dan mampu untuk melakukan segala hal. Buktinya, saat semua sudah berada dijalan yang benar, saat semua berada di tempat yang nyaman. Takdir berkata lain.

Takdir tuh gabisa dianggap mainan, berusaha merubahnya dengan kemalasan memang dosa terbesar gue.

Hidup ini memang butuh sebuah passion tapi bukan berarti dengan passion kita bisa merubah takdir untuk mengikuti passion. Yang seharusnya kita lakukan adalah , bagaimana caranya passion dan takdir kita bisa jalan beriringan tanpa harus mengorbankan satu pihak.

passion is not always fulfill with hard-working, because when the destiny or fate say another word then it will change.