Kau gunakan batu-batu, kayu, serta beton dan dengan bahan-bahan ini kau membangun rumah dan istana

itulah kontruksi

kejeniusan sedang bekerja.

Namum tiba-tiba, kau menyentuh hatiku kau berbuat baik pada ku

aku bahagia dan berkata "ini indah "

itulah arsitektur seni masuk ke dalamnya .

Rumahku praktis aku berterimakasih padamu, sebagaimana aku berterimakasih kepada insinyur rel kereta atau jasa telpon. kau belum menyentuh hatiku.

Tetapi andaikanlah dinding itu menjulang menuju surga dengan cara sedemikian rupa sehingga aku tergerak , aku melihat maksudmu, suasana hatiku telah lembut, brutal, mempesona, atau mulia.

Batu yang kau tegakkanlah yg berkata kepadaku

"kau memasangku di suatu tempat dan mataku menghargainya .

Mereka menyandang sesuatau yang mengekspresikan pikiran-pikiran yang mengungkapkan dirinya tanpa kata ataupun suara,

tetapi hanya oleh bentuk yang berdiri dalam suatu hubungan tertentu satu sama lainya.

Bentuk-bentuk ini adalah sedemikian rupa sehingga mereka terungkap di bawah sorotan cahaya.

Hubungan diantaranya tidak perlu memiliki referensi apapun tentang apa yang tidak mungkin atau tentang yang deskriptif. Mereka adalah kreasi matematis dari pikiran kita mereka adalah bahasa arsitektur

dengan penggunaan bahan-bahan dasar dan bermula dari kondisi yang lebih atau kurang menegutamakan kegunaan,

kau telah mendirikan hubungan pasti yang telah membangkitkan emosiku

inilah arsitektur.

LE CORBUSIER

Menuju Arsitektur Baru

1927

Show your support

Clapping shows how much you appreciated dz’s story.