Bunga Mawar Dwy Lyanty
Jujur, aku tak bisa berhenti memikirkanmu
mengapa kau terus hadir dalam pikiranku ?
Jujur, banyak hal yang ingin aku sampaikan, ku coba katakan lewat udara, lalu hilang menguap menjadi awan.
awan yang membawakan hujan, basah di atas kepalamu, jatuh sedikit di kacamatamu. hingga berakhir jatuh ke tanah indah.
Jika …
tumbah bunga di sekitarmu …
itulah isi perasaanku …
aku harap kau memetiknya, mencium aromanya dan menyimpannya dirumah. aku ingin kamu menjaganya. Memberikan air setiap harinya.
biarkan ia tumbuh, biarkan begitu. jangan kau patahkan tangkainya.
Bunga Mawar Dwy Lyanty itu tumbuh dengan sendirinya, tanpa alasan, tak perlu kau sinari dengan matahari, ia kuat dan pekat. cukup kau berikan air di setiap pagi. aku sudah berterimakasih.
Kelopaknya indah, dengan tangkainya yang kokoh, yang membuat siapa saja tak ragu untuk menjaganya. hiduplah bersamanya.
mengapa kau lahir dan hadir lebih dulu?
mengapa kau lahir dan hadir dalam hatiku?
setiap hari aku melihatmu, melihat matamu, karena hanya disitu, kesempatan aku untuk berbicara tanpa bahasa. berbicara dengan rasa. berpura-pura tak ada apa-apa.
Tolong simpan, perasaanku.
Bunga Mawar Dwy Lyanty.