Interaksi Antar Component pada React

Melanjutkan artikel sebelumnya mengenai dasar react component dan juga catatan pembelajaran saya di codecademy, kali ini kita akan membahas bagaimana component dalam aplikasi react saling berinteraksi satu sama lain.

Aplikasi React dapat berisi puluhan bahkan ratusan component. Setiap component merupakan bagian dari kode kecil yang mungkin tidak berpengaruh terhadap sistem jika sendirian. Namun bila di kombinasikan dengan component lain, mereka dapat membentuk ekosistem informasi yang sangat kompleks dan fantastis.

Dengan kata lain, aplikasi react di buat menggunakan component, tapi yang membuat React spesial bukan dari component itu sendiri. Yang membuat react spesial adalah ketika dimana component-component tersebut berinteraksi.

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas bagaimana sebuah component berinteraksi dengan component lain (components interacting).

Component pada function render

Kode berikut adalah sebuah function render yang me-return sebuah HTML menggunakan elemen JSX:

var Example = React.createClass({ 
render: function () {
return <h1>Hello world</h1>;
}
});

Function render bisa juga me-return JSX pada function render lain menggunakan component instances. Perhatikan contoh kode berikut.

var OMG = React.createClass({ 
render: function () {
return <h1>Whooaa!</h1>;
}
});
var Crazy = React.createClass({ 
render: function () {
return <OMG />; }
}
);

Pada contoh di atas, variabel Crazy me-render function yang me-return instance dari component class OMG. Atau dengan kata lain yang lebih sederhana, Crazy me-render <OMG />.

Component merender component lainnya

Pada pembahaasan sebelumnya kita sudah mempelajari bagamana sebuah component di render menggunakan ReactDOM.render. Ketika sebuah component merender component lainnya, yang terjadi adalah sama seperti ReactDOM.render merender sebuah component.

Perhatikan 2 file kode berikut,

File ProfilePage.js

var React = require('react'); 
var ReactDOM = require('react-dom');

var ProfilePage = React.createClass({ 
render: function () {
return (
<div>
<NavBar />
<h1>All About Me!</h1>
<p>I like movies and blah blah blah blah blah</p>
<img src="https://s3.amazonaws.com/codecademy-content/courses/React/react_photo-monkeyselfie.jpg" />
</div>
);
}
});

File NavBar.js

var React = require('react'); 
var NavBar = React.createClass({
render: function () {
var pages = ['home', 'blog', 'pics', 'bio', 'art', 'shop', 'about', 'contact'];
var navLinks = pages.map(function(page){
return (
<a href={'/' + page}>
{page}
</a>
);
});
    return <nav>{navLinks}</nav>;  
}
});

Kita lihat pada file ProfilePage.js pada line 9, component class ProfilePage merender sebuah instance dari component class <NavBar /> pada file NavBar.js.

Require file

Setiap kita menggunakan React, setiap file javascript di dalam aplikasi secara default tidak dapat terlihat pada file javascript lainnya. Pada contoh diatas, file ProfilePage.js dan file NavBar.js tidak bisa melihat kode satu sama lain. Nah di sinilah permasalahannya.

Pada baris 9, kita memasukan instance <NavBar /> pada component class, tetapi karena kita berada di file ProfilePage.js, javascript tidak dapat menampilkan <NavBar />. Jika kita ingin menggunakan sebuah variabel yang di declare pada file yang berbeda seperti NavBar.js, maka kita harus mengimport file yang kita inginkan.

Untuk mengimport file, kita bisa menggukan require, dan mempassing path file, lihat contoh di bawah ini.

var NavBar = require('./NavBar.js');

Kita sudah menggunakan keyword require sebelumnya, tapi berbeda kali ini. Jika kita mem-passing require sebuah string yang di mulai dengan salah satu dot atau slash, maka require akan memperlakukannya sebagai sebuah path file. require akan mencari path file, dan akan mengimport jika menemukan file tersebut.

Module.exports

Ok kita sudah belajar bagaimana caranya mengimport file lain di dalam kode kita. Tapi tentu kita tidak ingin mengimport keseluruhan file, kita hanya ingin mengimport component class NavBar, sehingga kita bisa merender instance. Yang kita butuh kan adalah mengimport hanya bagian yang spesifik pada sebuah file.

Jawabannya adalah dengan menggunakan module.exports. module.exports berasal dari Node.js module system sama seperti halnya dengan require. Artinya module.exports dan require akan di gunakan bersama-sama, dan kita pada dasarnya tidak pernah melihat satu tanpa yang lainnya.

// Manifestos.js: 
var faveManifestos = {
futurist: 'http://bit.ly/1lKuB2I',
SCUM: 'http://bit.ly/1xWjvYc',
cyborg: 'http://bit.ly/16sbeoI'
};
module.exports = faveManifestos;

Pada file berbeda, gunakan require untuk mengimport file sebelumnya. require tidak hanya me-return keseluruhan file, ia hanya akan me-return nilai pada module.exports.

// App.js: 
// Link to the Futurist Manifesto:
console.log(require('./Manifestos').futurist);

Originally published at ekaprasasti.com.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.