Air yang Keluar dari Gelap Mata Kota itu Telah Menjadi Puisi
Sep 5, 2018 · 1 min read

Sepasang kakimu telah menuju tempat yang kau inginkan: menemukan jarak, dan menghilang di dalam cahaya. Tetapi harum tubuhmu masih tersedia di mana-mana, begitu juga kau yang sering kulihat melintasi siang dan malam.
Akulah air mata kehilangan yang keluar dari gelap mata kota, jalan-jalan lengang yang pernah hangus dibakar oleh keberadaanmu. Akulah tahun-tahun yang bertahan di kalender hidupmu. Tanggal-tanggal yang warnanya sehitam pakaian malam.
Sementara kau ialah bayang-bayang yang tak pernah sekalipun memberi jawaban di mana kau bahagia sekarang.
