Piringan hitam

Samar ku dengar dari dalam kamar, suara musik tua polandia.

Temaram lampu membentuk siluet tubuhmu dari balik kaca buram terhalang tirai.

Aku melihat kau dan bayanganmu berdansa.

*“Tesknie za toba pezylaczone, tworza pierscien na palcu”

Lirik yang ku tangkap jelas suara wanita dari piringan hitam yang berputar.

Salju desember tak mau mengusik aku yang terpaku.

*Aku merindukan kau memasangkan cincin di jari manisku
Show your support

Clapping shows how much you appreciated Mata Pensil’s story.