GEJALA DAN TANDA JANTUNG KORONER

Penyakit Jantung merupakan salah satu penyakit yang sangat amat di takuti oleh masyarakat dunia, karena penyakit jantung ini merupakan salah satu penyakit yang di kategorikan sebagai pembunuh no 1 di dunia. Jantung koroner itu berupa sesak napas. Bila mengeluh sakit, serangannya lebih ke arah perut atau punggung bawah, dan biasanya disertai mual. Rasa sakit di dada tak hanya di sebelah kiri, bisa juga di kanan. Diagnosis Penyakit Jantung Koroner melalui gejala-gejala itu adakalanya sulit dilakukan, karena sering mirip dengan beberapa penyakit lain seperti maopause pada wanita seperti sakit punggung, berdebar-debar, berkeringat dingin, dll. Meskipun tidak sangat detail mengenai Gejala Jantung Koroner yang muncul, tetapi mulailah curiga bila Anda merasa terengah-engah disertai keringat dingin usai melakukan pekerjaan berat.
GEJALA DAN TANDA JANTUNG KORONER
Proses terjadinya atheroskloris dapat sejak masa Kanak-kanak, dapat dapat berlangsung bertahun-tahun tanpa ada gejala. Kadang-kadang gejala timbaul saat usia 30-an. Banyak juga gejala baru timbul saat usia 50–60 tahun. Jika sumbatan makin bertambah besar, maka aliran darah yang menuju jantung makin berkurang sehingga menyebabkan apa yang dikenal dengan istilah angina pektoris atau nyeri dada. Angina ini timbul karena ketidakseimbangan antara kebutuhan otot jantung akan dan oksigen dan suplai darah oleh pembuluh koroner. Kebutuhan lebih besar dari suplai.
- Nyeri dada kiri. Nyeri seperti ditekan benda berat, dada terasa penuh, dada seperti terbakar. Nyeri ini dapat menjalar ke lengan kiri, punggung, leher (seperti tercekik), dan rahang.
- Nyeri ulu hati
- Keringat dingin
- Pusing
- Pingsan
- Mual/muntah
- Palpitasi (Berdebar)
- Perasaan takut
Apabila Anda atau kerabat Anda mengalami beberapa gejala seperti diatas sebaiknya segera periksakan ke dokter. Semakin cepat dalam penanganan semakin memperbesar kesempatan untuk mendapatkan kesembuhan. Dokter akan melakukan penanganan dengan cara mengobati jantung koroner secara medik.
