Kita tidak diberikan kemampuan untuk mencegah kehilangan. Ia adalah sesuatu yang pasti, sangat pasti. Barangkali, untuk sementara saat kita hanya mampu menundanya. Sebatas menunda.

Jika perjumpaan adalah isyarat sebuah perpisahan, maka kehidupan adalah awal dari sebuah kematian. Kami yakin kamu lebih paham bagaimana kehilangan atas keduanya.

Sebab kehilangan itu mendewasakan, mungkin kami harus belajar darimu bagaimana menerima sakit kehilangan orang tercinta.

Semua soal berjalannya waktu. Kelak, entah kapan itu kami juga akan ditinggalkan oleh mereka, menjadi sepertimu. Jangan khawatir, kamu tidak sendirian, semua kita akan mendapati sebuah kehilangan. Atau bahkan, justru kita lah yang akan lebih awal meninggalkan.

Tetaplah menjadi Kamu seperti yang kami kenal. Sahabat yang selalu pandai membagi tawa ketika bersama. Semoga kehilangan orang tercinta tidak membuatmu lupa bagaimana menjadi bahagia.