Bersih itu Hebat

Bersih-bersih adalah aktivitas keseharian yang nampaknya biasa saja. Dalam Islam, kedudukan bersih cukup terpandang ketika disandingkan dengan iman. Bersih artinya tidak kotor, terawat, dan tidak berarti mengkilat atau selalu baru. Bersih adalah hasil dari sebuah aktivitas yang berulang dan teratur serta konsisten dalam upaya menghilangkan kotoran hasil dari aktivitas lainnya, termasuk aktivitas bersih-bersih itu sendiri. Maka dari itu. pengulangan aktivitas ini akan terus berulang berkelanjutan, selama masih ada keinginan untuk tetap bersih. Tidak ada orang yang ingin kotor terus-terusan, akan ada saat dimana dia ingin bersih-bersih, walaupun hanya sampai pada keinginan saja.

Bayangkan usaha, waktu, dan material yang dikeluarkan untuk mencapai kebersihan ini. Seperti sebuah cita-cita yang tidak akan pernah tergapai, hanya menjadi motivasi yang melahirkan keinginan untuk menggapainya. Ketika memaknai kata bersih ini, menjadi sungguh wajar jika kebersihan disandingkan dengan iman seseorang. Ada komitmen yang tinggi dalam mewujudkan kebersihan, serta hasil dari aktivitas bersih-bersih seperti mental menjaga kebersihan dan hidup sehat.

Kegiatan harian yang membosankan memang, namun bisa bikin hati kesal ketika ada upaya-upaya yang mengancam kebersihan. Antara malas bersih-bersih lagi karena mengulang-ngulang terus atau memang khawatir dengan dampaknya, ketika kebersihan terancam, cemas kotor, sedangkan kotor adalah hal yang tidak mungkin terelakkan. Keinginan yang kuat serta kesadaran yang tinggi akan terbangun secara otomatis ketika kita benar-benar berusaha menjaga kebersihan dengan selalu bersih-bersih. Lapang dada dan kesabaran menjadi modal utama untuk selalu melahirkan motivasi dalam bersih-bersih dengan melihat kotoran sebagai bagian dari yang tidak terelakkan, dan menerima apapun jenis kotor yang akan menimpa. Bersih-bersih bukan tentang sesuatu yang instan, tetapi sesuatu yang berkelanjutan.