Beban Ayah

Keluh kesah yang keluar dari mulut kecil mereka setiap hari

Peluh yang menempel di dahi mereka setiap hari

Lelah raga yang mereka rasakan setiap hari

Tak pernah ada apa-apanya

Jika dibandingkan dengan kalimat-kalimat kasar yang mereka dengar

Karena terkadang selelah apapun mereka masih saja ada orang yang tak menghargai mereka

Dan semua itu membuat mereka merasa ingin berhenti dari semua ini

Ingin memberontak, bahkan ada yang sampai ingin melakukan hal diluar akal sehat

Tetapi terlepas dari semua itu, mereka masih akan terus berjuang

Terus berjuang sampai nafas mereka mencekik leher

Karena mereka memiliki malaikat kecil

Malaikat yang selalu menunggu mereka pulang dengan senyuman polosnya

)
Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade