
Fragmen Jakarta yang Kesekian
Kedai kopi, atmosfer Jakarta yang suntuk, dan secangkir Americano. Rasanya kombinasi itu sudah lama aku hindari karena berbagai alasan. Kopi tidak sehat. Kopi tidak baik untuk lambung. Kopi nggak baik untuk teman begadang — ganti dengan air putih saja, dll. dll.
Kau tahu? Seseorang sedang menyiapkan jebakan yang sangat erat untuk dirinya sendiri. Seseorang sedang menggali lubang kuburnya sendiri — entah dengan kedalaman seberapa. Tapi apakah ia akan terkubur selamanya atau hanya terseok untuk lalu bangun lagi, ia pasti akan jatuh. Dan kurasa ia bodoh.
***
Sudah tiga hari aku kurang tidur. Semalam bahkan bisa dibilang aku nggak tidur. Aku nggak sendiri. Di sekelilingku, ada banyak orang yang juga sama-sama diperas seluruh tenaga, mental, dan fisiknya. Kami kelelahan dan kami mulai menertawakan diri-sendiri dan mereka semua yang kami anggap bodoh.
Lalu apa yang lebih menyenangkan dari kedai kopi, atmosfer Jakarta yang suntuk, dan secangkir Americano?
***
Let’s face it together. I believe in you guys.
