Sebuah Pertanyaan Soal Identitas

Eunike Cahya
Aug 3 · 2 min read

“Darimana asalmu” adalah salah satu dari sekian pertanyaan yang sulit untuk saya jawab. Sebagai seorang nomaden tidaklah mudah menjawab pertanyaan sederhana ini. Haruskah saya menjawab kota dimana saya lahir atau dimana saya tumbuh, atau dimana saya tinggal sekarang atau dimana saya tinggal nantii. Hal tersebut selalu bergema di kepala saya.

Identitas dan Kelompok Sosial

Apakah penting sebuah identitas? Sebagai makhluk hidup kita tidak diwajibkan untuk memilih masuk dalam kelompok identitas tertentu, bukanlah hal wajib secara sadar mengelompokkan diri, yang mungkin dapat merusak rantai makanan. Lantas apakah benar mengelompokkan manusia dalam identitas tertentu?

Hal ini mengingatkan saya pada salah satu fenomena mutual friend dalam media sosial. Dimana salah satu akun dengan konten yang viral akan memunculkan perkenalan dunia maya dalam lingkaran yang sama.

Sehingga dapat diambil bahwa sebuah identitas adalah medium yang menghubungkan individu dengan individu lain. Tidak dapat kita salahkan namun tidak dapat kita perdebatkan. Sebagai makhluk sosial kita mau ataupun tidak akan dikelompokan dalam identitas tertentu yang terkadang tanpa kita sadari.

Identitas dan Pilihan

Sebagai manusia yang dikaruniai akal untuk memilih. Maka, identitas adalah sebuah pilihan. Sekalipun sebagai makhluk hidup sebuah identitas yang kita pilih bukanlah hal penting, namun sebagai makhluk sosial itu adalah alat dalam seni bertahan hidup.

Sebuah identitas bukan hanya menyoal bagaimana kita akan tumbuh dalam lingkungan tertentu namun bagaimana kita akan berkembang dan bahkan mengembangkan lingkungan itu sendiri. Menjadi bagian dari suatu hal adalah essensial bagi kita. Karena, manusia akan terus mencari identitas dan menemukan kebahagian apabila dapat memberikan bagian pada suatu hal seperti kelompok.

Dan lagi, identitas adalah sebuah pilihan. Kita dapat menjadi bagian penting dalam suatu kelompok identitas dan dalam jangka waktu berbeda merasa tidak menjadi bagian kelompok itu lagi. Itu semua adalah hal yang wajar terjadi. Daripada mengidentifikasikan diri sebagai salah satu identitas, kenapa kita tidak memilih berbagai kelompok identitas.

Dan saya secara bangga akan menyebutkan saya adalah bagian dari setiap kota tersebut. Dan saya adalah bagian dari setiap kelompok identitas yang diberikan kelompok sosial kepada diri saya. Karena menjadi sebuah bagian dari identitas adalah sebuah kebanggan, bukan?

Eunike Cahya

Written by

An amateur storyteller and featured enthusiast