Menyebrangi Duka Lara

Dipersimpangan derita
Dimana lalu-lalang peristiwa
Melesat cepat tanpa permisi
Kita hanya bisa merasakan aromanya kala mereka melintas

Kadang kurasa bahaya senantiasa mendekat,
melekat dan terikat menunggangi rasa kebahagian yang kita rayakan
Kita merayakan bahagia dengan senyuman

Kenapa ada dua air mata yang berlinang?
Air mata bahagia dan air mata duka lara
Konon katanya jika semua air mata tertampung dari awal dunia berputar hingga ia berhenti berwarna biru, semua manusia bisa berenang di danau air mata yang asin
Jadi aku rasa selalu ada sisi baik bagi setiap derita
Ada bahagia dibalik duka lara yang tercipta
Walau ia terpisah dua ribu dekade satu sama lainnya

Like what you read? Give Arya Kumbara a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.