Dari sahabatmu, waktu dan kesabaran

Kepada siapapun yang rela menunggu seseorang membuka hati, bersabarlah semampu kamu. Jangan berjuang terlalu keras, apalagi sampai mendobrak pintu hatinya. Nanti kamu akan terluka.

Tunggulah di depan pintu itu. Ketuklah perlahan. Percaya, ia hanya butuh waktu untuk membuka pintu dan mempersilahkan kamu masuk kedalam hatinya. Mungkin masih banyak kenangan masa lalunya berserakan. tetapi bersabarlah kamu, bisa saja ia perlahan sedang membereskan kenangan itu. Agar nanti, bila kamu ada dihatinya, tak ada lagi masa lalu tertinggal didalamnya.

Kepada kamu yang setia menunggu, terima kasih karena telah menjadikan waktu dan sabar sebagai sahabatmu.

Like what you read? Give Faisal Alfareza a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.