Kemampuan Komparasi Pendidikan Siswa Indonesia Masih Rendah
Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.
Berdasarkan definisi tersebut maka dapat kita simpulkan bahwa pendidikan adalah hal yang membuat berubahnya cara pandang seseorang atau kelompok terhadap suatu objek. Fakta menunjukan bahwa pendidikan di setiap benua, negara bahkan daerah memiliki keotentikan tersendiri sehingga membuat kualitas pendidikan tersebut berbeda-beda. Sehingga ;
· Dari perbedaan perubahan cara pandang inilah terjadinya perbedaan penilaian, pengartian dan pendefinisian seseorang terhadap sesuatu di sekitarnya.
· Dari perbedaan cara pandang inilah terjadinya perbedaan cara untuk menyelesaikan masalah dari setiap orang.
· Dari perbedaan cara pandang inilah terjadinya kesenjangan-kesenjangan yang ada di muka bumi ini, seperti; kesenjangan sosial, ekonomi bahkan politik.
Berdasarkan hal tersebut perlu adanya celah guna menyeimbangkan kesenjangan di antara berbagai Negara di dunia dalam hal pendidikan. Celah tersebut berfungsi sebagai gerbang ilmu pengetahuan sehingga seluruh Negara di dunia mampu beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan IPTEK.
Peran pemerintah sangatlah penting guna menjadi garda terdepan dalam meningkatkan khasanah keilmuan kita. Student exchange, short course, serta kerjasama riset merupakan aspek terpenting guna mengetahui perkembangan IPTEK dunia. Maka dari itu, pemerintah harus meningkatkan program-program strategis guna mengejar ketertinggalan pendidikan serta lebih menggali kekurangan bangsa.
Anggaran pendidikan yang sudah besar yakni 400 Trilyun haruslah dihilirisasikan kea rah yang lebih produktif serta strategis. Kita harus meninggalan system pendidikan yang kuno, dimana siswa menengah atas/pertama difokuskan untuk membaca buku, latihan soal, dan ujian di setiap ¼ tahunnya. Tak ada aktivitas yang membuat siswa kita berinstrospeksi, membandingkan, dan menyadari akan posisi kita terhadap Negara lain.
Adanya proses komparasi terhadap Negara lain mampu memicu semangat para siswa siswi kita untuk terus bergerak maju dan bersaing dengan mental kompetisi yang kuat. Maka dari itu, Negara harus memfasilitasi kemampuan siswa-siswi kita untuk mendapatkan kemampuan yang tak kalah penting yakni kemampuan untuk mengkomparasi kemampuan dengan Negara lain.