Melanjutkan Pencapaian

Baru saja berakhir
Hujan di sore ini
Menyisakan keajaiban
Kilauan indahnya pelangi
Tak pernah terlewatkan
Dan tetap mengaguminya
Kesempatan seperti ini
Tak akan bisa di beli
Bersamamu kuhabiskan waktu
Senang bisa mengenal dirimu
Rasanya semua begitu sempurna
Sayang untuk mengakhirinya
Melawan keterbatasan
Walau sedikit kemungkinan
Tak akan menyerah untuk hadapi
Hingga sedih tak mau datang lagi
Bersamamu kuhabiskan waktu
Senang bisa mengenal dirimu
Rasanya semua begitu sempurna
Sayang untuk mengakhirinya
Janganlah berganti
Tetaplah seperti ini
Ipang — Sahabat Kecil

Hari Minggu lalu, lagu ini sangat terasa bermakna. Arti yang bersembunyi dari sebuah lirik ini memiliki korelasi yang erat dengan kejadian apa yang baru saja kami alami.

Pelantikan Kuya — Kuyi

Selalu menjadi momen bahagia ketika aku bisa terlibat didalamnya. Kali ini merasakan dari sudut pandang sebagai pendidik, melihat wajah — wajah sumringah mahasiswa teknik sipil 2017 yang telah memiliki slayer ungu di lengan dada mereka.

Sungguh momen ini adalah sebuah penyadaran ketika kami Kuya — Kuyi Hantam sudah bukan lagi angkatan termuda di HMS ITB ini,

Sudah saatnya tanggung jawab moral itu bertambah, ketika menjadi “Bos — Bis” adalah sebagai pencapaian, dan bukan dianggap status.

Harmonis Santun Amanah, semoga doa yang disematkan kepada kami selalu mengiringi niat baik kami dalam berupaya untuk menjadi Bos Bis yang sebenar-benarnya

BOS BIS SIAPA KITA? HMS!

123? Ijo Ijo Ijo!

15016121 — Anggota Biasa HMS ITB

Like what you read? Give Muhammad Fakhri Aldin a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.