Ekonomi Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan
Di Negara kita sedang menyongsong munculnya bentuk kapitalisme baru. Terdesak oleh kenyataan bahwa kemiskinan masih berlangsung di seluruh dunia serta perubahan iklim yang semakin cepat, pertumbuhan ekonomi hijau akan lebih selaras dengan lingkungan alam dan sosial terutama bagi masyarakat. Konsep ekonomi hijau sangatlah penting dalam konsep pembangunan berkelanjutan. Selain itu, pokok dasar adalah memenuhi kebutuhan sekarang tanpa harus mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi di masa depan atau merusak serta menghancurkan kebutuhan di masa depan. Sehingga dapat dikatakan bahwa ekonomi hijau adalah faktor utama atau faktor yang paling penting dalam pembangunan berkelanjutan.
Ekonomi Hijau adalah ekonomi yang meningkatkan kesejahteraan manusia dan kesetaraan sosial dalam masyarakat, sekaligus mengurangi risiko lingkungan secara keadaan dalam masyarakat, serta perekonomian yang rendah atau tidak menghasilkan atau hemat sumber daya alam dan berkeadilan sosial. Sedangkan, pembangunan berkelanjutan memiliki tiga unsur utama yang menjadi faktor utama dalam pelaksanaannya yaitu ekonomi, sosial dan lingkungan.
Selain itu, konferensi PBB tentang Pembangunan Berkelanjutan, dikenal juga sebagai Rio 2012 atau Rio+20 adalah sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh PBB sebagai bentuk mengenai Konferensi PBB tentang Lingkungan dan Pembangunan (KTT Bumi) yang diselenggarakan pada tahun 1992.
Dengan demikian, untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di suatu negara, diperlukan komponen penduduk yang berkualitas serta semangat yang tinggi, karena dari penduduk berkualitas atau semangat yang tinggi bisa mengelola potensi sumber daya alam dengan baik serta tetap menjaga kelestarian lingkungan dalam masyarakat. Sehingga harapan masyarakat akan terjadi keseimbangan jumlah penduduk dengan kapasitas dari daya dukung alam dan daya tampung lingkungan. Selain itu, masyarakat berharap pemerintah juga memperkuat kerja sama untuk melakukan pengelolaan hutan lestari dalam rangka melestarikan sumber daya hutan dengan mempertimbangkan peran hutan untuk kesejahteraan umat manusia. Sedangkan, peran swasta diharapkan untuk mengembangkan lebih banyak produk ramah lingkungan dan berinvestasi untuk program yang ramah lingkungan, seperti mengurangi emisi bahan kimia, racun, dan limbah berbahaya dan gas rumah kaca.
Baca juga jurnal resminya :
https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1068/c1310j
