Realitas dan ilusi "titik temu" berbanding lurus. 
Jika diumpamakan, nol sama dengan ruang dan satu sama dengan waktu, maka satu atau semua angka pada waktu bertemu dititik nol dengan bahasa lain realitas adalah titik nol/pusat bumi yang nilainya tanpa batas. 
Ilusi adalah titik biasnya presepsi, menerjemahkan yang tidak ada menjadi ada, memaksakan yang ada menjadi tidak ada begitu ilusi bekerja, seperti benda-benda yang bisa menggerakkan banyak orang untuk melupakan pikirannya sendiri. 
Ilusi menggunakan garis waktu sebagai struktur, mengganti nilai jadi angka, membuat peristiwa waktu- beku. Ilusi membuat waktu- ruang- serta aktifitas tubuh yang bergerak tidak untuk dimaknai-

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Fan Mohammad’s story.