Memilih Diantara Dua Pilihan yang Sama-Sama Baik

Terkadang kita pernah mengalami saat-saat dimana kita terjebak di antara dua pilihan yang kita anggap sama-sama baik, dan kita pun merasa kebingunan memilih pilihan mana yang sekiranya akan membuat kita merasa bahagia dan tentunya membuat kita mendapat keridhoan dari Allah subhanahu wa ta’ala, seperti contohnya memilih dua calon istri yang sama-sama cantik dan sholehah, atau memilih dua pekerjaan yang sama-sama kita sukai. Sholat istikharah pun sudah kita lakukan namun terkadang hati kita masih merasa berat untuk menentukan pilihan tersebut, lantas apa yang harus kita perbuat?

Terdapat nasehat yang sangat mulia dari Imam Syafi’i radhiyallahu ‘anhu, Suatu hari Imam Syafi’i didatangi seorang pemuda yang bertanya

“ Wahai Imam katakan padaku tentang ini : Berikan aku nasihat kalau aku dihadapkan pada dua pilihan yang menurutku sama-sama baik, lalu aku tidak tahu mana yang lebih mendatangkan keridhoan Allah, mana yang harus kuambil?.”

Apa kata Imam Syafi’i : ” Jika kau dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sama-sama baik dan kamu merasa kesulitan memilih pilihan yang akan membawamu pada keridhoan Allah. Maka, pilih yang paling menyelisihi hawa nafsumu, pilih yang berbeda dengan hasrat hatimu yang paling menggebu-gebu. Kalau ada dua calon istri, menurut kita sama-sama baik, sama-sama sholehah, sama-sama beragama tetapi hawa nafsu kita ada pada soal kecantikan. Maka, pilih yang lebih jelek. Kalau dua pilihan itu masih sama kemudian hawa nafsu kita ada pada soal yang lebih kaya, maka pilih yang termiskin. Kalau kemudian di dalam keadaan itu masih sama, kemudian hawa nafsu kita ada pada soal nasab keturunannya, maka pilih yang jelata bukan yang bangsawan.”

Karena pada akhirnya hawa nafsu itu sendiri yang akan membinasakan dan membuat kita menderita dalam kehidupan, semoga nasihat yang sangat mulia ini dapat bermanfaat bagi kita dalam membuat pilihan-pilihan sulit dalam menjalani kehidupan.