Jika Android diciptakan di Indonesia…

Bagi kita yang sedikit mengikuti dunia teknologi informasi, pastilah tahu bahwa sistem operasi Android yang dikembangkan oleh Google ini sangat populer dikalangan masyarakat. Dan kita pasti mengetahui bahwa penamaan versi dalam tiap rilis Android selalu diambil dari makanan. Mulai dari Cupcake, Donut, dan seterusnya, hingga yang terakhir Lolipop.

Pernahkan terpikirkan oleh kita bagaimana jika penamaan versi dari Android ini diambilkan dari makanan-makanan khas Indonesia ? Berikut beberapa makanan khas yang mungkin bisa diterapkan dalam peningkatan versi Android. :D

Coto Makassar (versi 1.5)

Coto Makassar

Atau bisa disebut pula ‘Coto Mangkasara’, adalah makanan tradisional khas Sulawesi Selatan yang sangat populer di seluruh Indonesia. Di setiap jalan di kota Makassar, dapat dengan mudah ditemukan warung-warung yang menyediakan Coto Makassar. Rasa hidangan ini di setiap warung memang hampir-hampir sama, tapi yang membuat berbeda adalah bumbu tambahan yang diberikan oleh masing-masing pedagangnya. Dan biasanya itu menjadi rahasia dapur masing-masing.

Dodol Garut (versi 1.6)

Aneka dodol garut

Tinggal di Jawa ? atau minimal pernah ke Jawa ? Saking populernya jajanan ini sebagai oleh-oleh, kita bisa mendapatkan jajanan ini sebagai oleh-oleh di beberapa toko oleh-oleh bahkan dari luar Garut. Biasanya tiap warna mengandung arti rasa tertentu.

Empek-empek Palembang (versi 2.0–2.1)

Pempek atau empek-empek beraneka macam jenis

Walau sebenarnya penulisan yang benar adalah ‘pempek’ dari pada ‘empek-empek’, tetapi rasanya akan sangat tepat jika versi 2.0–2.1 Android menggunakan codename makanan ini. Nama makanan ini bahkan hampir sama terkenalnya dengan nama kotanya sendiri. Bagi yang sudah pernah mencicipinya, makanan ini seperti cireng tetapi dengan tambahan rasa ikan disetiap gigitannya.

F — — — (versi 2.2)

Entah pengaruh bahasa, nenek moyang, atau yang lain, hingga kosakata orang Indonesia sendiripun sangat jarang yang berawalan F. Penulis sendiripun belum pernah mendengar makanan lokal populer yang berawalan huruf ‘F’.

Gudeg Jogja (versi 2.3)

Nasi Gudeg

Kota yang sedang naik daun melalui destinasi wisatanya ini, sudah terkenal lebih dahulu melalui makanannya yang bernama Gudeg. Gudeg sendiri sebenarnya nama sayurnya yang berasal dari nangka muda yang diolah dengan santan kelapa. Biasanya di warung-warung di Jogja banyak yang menjual makanan ini dengan harga yang sangat terjangkau.

Horok-horok Jepara (versi 3.0–3.2)

Horok-horok Jepara (sumber: indopos.co.id)

Horok-Horok adalah makanan yang tergolong langka, di karenakan horok-horok umumnya hanya ditemukan di Jepara. Meskipun ada, sudah sangat jarang ditemukan di luar Jepara. Horok-horok umumnya dimakan dengan sate kikil, soto, bakso, gulai, dan sayur pecel. Selain itu dapat juga dimakan dengan diberi santan dan sedikit gula pasir, seperti bubur.

Ikan Bakar / Goreng (versi 4.0)

“Gurame bakar kecap 2” by Gunawan Kartapranata — Own work. Licensed under CC BY-SA 4.0 via Commons — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gurame_bakar_kecap_2.JPG#/media/File:Gurame_bakar_kecap_2.JPG

Tak salah memang jika ada lagu ‘Nenek moyangku seorang pelaut…’. Hasil tangkapan berupa ikan yang dibakar, merupakan makanan lezat bagi masyarakat hampir diseluruh pelosok Indonesia.

Jenang Kudus (versi 4.1–4.3)

Proses pembuatan jenang

Kue yang berasa manis legit dan agak kenyal ini biasanya terdapat ‘satu paket’ dengan berkat ketika ada selamatan di adat orang Jawa. Untuk membuatnya diperlukan tenaga pria dewasa, karena bisa dipastikan proses mengaduknya sangat berat (lihat gambar).

Klenyem Jepara (versi 4.4)

Klenyem Jepara (sumber: www.wikipedia.org)

Lagi-lagi makanan khas Jepara, ada yang menyebut juga Lempok. Walaupun terdengar asing, sepertinya penulis perlu menempatkan kue ini kedalam jajaran codename versioning Android agar semakin melestarikan kue asli buatan dalam negeri.

Lentho (versi 5.0–5.1)

Lentho

Nah kalau yang ini biasanya ‘bersama’ dengan Kupang Lontong khas Sidoarjo atau kadang ‘bersama’ dengan Lontong Balap. Terbuat dari kacang polong atau kacang tolo, tetapi bisa juga dibuat dari kacang hijau. Bentuk lentho bulat memanjang (oval) menyerupai bentuk perkedel dan digoreng hingga kecokelatan sebelum disajikan.

Martabak (versi > 5.1)

Martabak

Sering mengikuti komedi yang dibawakan Raditya Dika ? Ya, seringkali tema martabak sering diangkat sebagai bahan komedinya. Jenis makanan ini ada dua, yaitu Martabak Telur dan Martabak Manis (di beberapa daerah seperti Jawa Timur menyebutnya Terang Bulan).


Barangkali seperti itulah kira-kira nama versioning pada Android jika penciptanya adalah orang Indonesia. Tujuan utama artikel ini bukanlah untuk gurauan belaka. Ada harapan besar dibalik artikel ini ditulis.

Kita tahu bahwa Android ini adalah sistem operasi sangat populer terutama di beberapa tahun belakangan ini. Apa yang terjadi ? Ya, apapun yang kita ‘tempelkan’ pada produk yang sudah sangat populer, akan dengan mudah dikenali orang lain bahkan walau belum pernah melihat bentuknya sekalipun.

Jika saja kita mempunyai produk lokal yang bisa digunakan oleh orang-orang diseluruh penjuru dunia seperti Android ini, pastilah dengan mudah kita bisa mengenalkan apapun dari Indonesia ke dunia internasional.

20 Agustus 2015,
di Sidoarjo.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.