Trainer Tips: Beberapa Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Menyelenggarakan Workshop Android

Tulisan ini dirangkum berdasarkan pengalaman Saya menjadi trainer dalam beberapa workshop Android App Development. Poin — poin di bawah ini sebenarnya juga dapat diaplikasikan untuk workshop pemrograman dengan bahasa lain dengan beberapa penyesuaian.

Here we go.


1. Kenali calon peserta workshop

Kita sebaiknya tahu apakah peserta sudah memiliki dasar programming skill atau tidak punya sama sekali. Jika peserta workshop sudah memiliki dasar pemrograman penyampaian materi akan lebih mudah, terlebih jika peserta telah memahami Java, bahasa pemrograman dasar untuk membangun aplikasi Android.

Ada baiknya tingkatan skill pemrograman calon peserta sudah diketahui sebelum workshop terselenggara. Hal ini bisa sangat berpengaruh pada susunan dan cara penyampaian materi workshop. Berbekal informasi skill peserta, kita dapat mengelompokkan peserta dalam satu kelas sesuai dengan kesamaan tingkat skill-nya, sehingga penyampaian materi lebih mudah.


2. Pilih tempat workshop yang memiliki fasilitas memadai

Kenyamanan tempat penyelenggaraan tentunya akan mempengaruhi kelancaran penyampaian materi workshop. Hal yang perlu diperhatikan adalah memilih tempat yang bisa mendukung kegiatan belajar mengajar.

Pilih ruangan yang dapat menampung semua peserta dengan ruang gerak yang cukup, sehingga trainer bisa menjangkau semua peserta. Pastikan ruangan memiliki meja kursi yang nyaman untuk mengetik. LCD atau proyektor juga penting untuk menerangkan materi, serta mendemokan live coding dan hasil running aplikasi Android. Listrik yang memadai dan tersedianya internet berkecepatan tinggi juga tidak kalah pentingnya. Selain itu, pilih tempat yang tidak ramai, agar tidak mengganggu konsentrasi peserta maupun pemateri.

Akan lebih baik jika penyelenggaraan workshop menggunakan lab komputer. Karena hal — hal di atas kemungkinan besar bisa dicapai. Terlebih lagi, lab biasanya memiliki spesifikasi komputer yang tidak terlalu jauh berbeda, yang mendukung kelancaran praktik materi workshop. Namun, jika tidak memungkinkan untuk menggunakan lab, kita memiliki alternatif lain, seperti memakai co-working space.


3. Himbau peserta untuk menyiapkan hal — hal pendukung workshop

Penting untuk menghimbau peserta menyiapkan device dan software yang diperlukan sebelum penyelenggaraan workshop Android. Hal ini karena jika persiapan tersebut dilakukan saat workshop berlangsung, akan sangat menyita waktu.

Misalnya, jika kita menunggu peserta men-download software IDE Android Studio, untuk memprogram aplikasi Android, bisa memakan waktu hingga satu jam. Belum lagi jika terdapat error ketika melakukan konfigurasi software-nya, waktu bisa tersita hanya untuk troubleshooting.

Hal — hal yang perlu terlebih dahulu disiapkan peserta antara lain:

  • Laptop sesuai dengan system requirements untuk Android Developer.
  • IDE Android Studio yang dapat diunduh sesuai platform laptop masing — masing di sini.
  • Java JDK, tool untuk mengeksekusi program berbasis Java, dapat diunduh di sini.
  • Android Emulator yang akan digunakan untuk menjalankan aplikasi Android. Saya biasa menggunakan Genymotion.
  • Device Android dan kabel data, sebagai alternatif lain untuk menjalankan aplikasi Android.
  • Charger dan colokan kabel, untuk mengantisipasi keterbatasan stop kontak di tempat workshop.
  • Koneksi internet, sebagai cadangan jika yang tersedia di tempat workshop ternyata kurang memadai.

4. Siapkan materi workshop dengan baik

Siapkan materi workshop sesuai dengan durasi yang telah ditentukan. Apabila workshop dilakukan dalam beberapa pertemuan, pilahlah materi untuk setiap kali pertemuan.

Misalnya, Saya mengambil contoh saat mengisi workshop Android for Beginner selama dua hari. Saya menyampaikan materi dasar Android di pertemuan pertama, dan materi implementasi OOP pada aplikasi Android di pertemuan kedua.

Sajikan materi workshop melalui presentasi yang ringkas namun jelas. Detail lebih lanjut dapat disampaikan ketika praktik. Jangan lupa untuk menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami.

Kita dapat memberikan contoh kode yang paling sederhana, bagaimana cara implementasinya, kemudian disertai tampilan hasil eksekusi kode tersebut secara bertahap. Dengan demikian, diharapkan peserta dapat lebih memahami materi yang disampaikan.


Semoga tulisan ini dapat bermanfaat. Selamat berbagi! :)