Day 22 : Stick to What I’m Looking For

Setelah kemarin-kemarin aku sempat bingung dengan apa yang harus kupegang untuk menjalani hidup, untuk memaksa diri ini berani menentang hawa nafsu, aku sampai pada satu pegangan baru :

“Selalu ingat apa yang kamu cari.”

Apa yang aku cari dari ngeliat pornografi? Perempuan dengan pakaian terbuka?

Is that what you want? Nggak kan?

Kamu pengen dapet kesenangan? Ada akuarium, ada IniTalkShow, seneng-seneng juga.

Kalau tentang menuhin nafsu, inget aja bahwa itu dilakukan saat aku udah nikah. Bukan sekarang. Sekarang aku gak mau ke arah sana. Dan aku akan mengarah ke yang lain.

Dengerin kajian yang bahas tentang pentingnya menjauhi perpecahan juga menarik. Karena itu jelas masalahnya apa.

Aku pengen bisa memegang keyakinan bahwa sekarang yang sedang kubutuhkan adalah menyelesaikan Tugas Akhir, terus bahwa yang kucari itu ridho Allah lewat gak mendekati maksiat. Gak pengen lagi kecewa sama diri sendiri berujung pada gak yakin lagi sama pertolongan Allah.

Allah ada dan pasti menolong.

Aku juga pengen jadi insinyur di bidang instrumentasi dan kendali nuklir.

Jadi, kukira apa yang kupegang sekarang bisa bertahan.

Dan, tidak lupa : Jangan lupa terhadap sistem hukuman, yakni ketika memang ada momen curi-curi kesempatan, berarti setannya lagi kuat, aku harus melakukan hal-hal yang akan menjauhkan aku dari akses ke sana.

Tahan dulu aja untuk beberapa saat. Nanti begitu naik lagi nafsunya, begitu ga ketahan lagi, ulangi lagi hukumannya. Begitu seterusnya.

Bismillah ya .-.