#HidungFika — Daddy Wes

Komentar kejadian terkini minggu lalu (21 November 2016)

  1. Presiden Jokowi menghadiri Munas Alim Ulama PPP dan menyatakan penyesalan terhadap penggunaan akun sosial media yang tidak bijak, yang isinya saling menghujat, adu domba dan provokasi. Menurut Pak Jokowi, hal semacam ini tidak mencerminkan tata nilai bangsa Indonesia. Menanggapi hal ini, seorang pakar komunikasi menyarankan Pak Jokowi lebih sering membuka bagian komentar Youtube Awkarin dan Instagram @lambe_turah.
  2. Warga dunia menyaksikan fenomena “Supermoon” pada tanggal 14 November 2016. Fenomena purnama raksasa ini merupakan yang paling besar dan terang semenjak 26 Januari 1948. Seorang pengamat astrolog menyatakan bahwa ini kemungkinan besar penyebab banyaknya perempuan Indonesia yang hormonal atau moody. “Ya, antara ini atau ekspektasi berlebihan terhadap pasangan yang tidak tersampaikan setelah melihat pernikahan Sandra Dewi di Tokyo Disneyland”, ujarnya.
  3. Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama. Dikabarkan oleh Kemristekdikti bahwa terjadi peningkatan minat program studi Bahasa Indonesia, seiring dengan meningkatnya permintaan ahli bahasa yang #dipakai dalam persidangan pencemaran nama baik, penistaan agama, dan perkara libel lainnya yang marak di Indonesia.
  4. Presiden terpilih AS Donald Trump berencana menerapkan kebijakan database imigran Muslim seperti era administrasi George Bush di tahun 2002–2011. Sejumlah kritik mengatakan kebijakan ini seperti “internment camps” keturunan Jepang-Amerika paska kejadian Pearl Harbor. Namun demikian, beberapa jomblo melihat hal positifnya terhadap kemungkinan peningkatan opsi calon pasangan di MuslimMatrimony.com.
  5. Dikabarkan setelah selesai masa tayang “Golden Ways” di Kompas TV bulan Oktober lalu, Mario Teguh berencana bermitra dengan sebuah klinik fertilitas untuk membuka chain klinik tes DNA “Daddy Wes”. Deddy Corbuzier dikabarkan tertarik untuk menanamkan sahamnya dan juga membuka layanan perawatan rambut di klinik tersebut.

Sekian recap berita minggu lalu dari #HidungFika; enduslah tulisan ini dengan akal dan humor yang sehat.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.