Jurnal hari ini

Hari ini tanggal 5 September 2017. Tiba-tiba aku ingin mengabadikan momen lewat tulisan. Belakangan hidupku terasa instan, dengan salah satu teknologi yang namanya instagram story mengabadikan momen rasanya jadi kurang sakral. Oh ini opiniku.

Kejadian lucu sekaligus ironis tadi ketika aku update status, langsung dapat panggilan “Fik engga ke kampus?” Saat itu aku langsung takut dan menghapus statusku. Dalam hati aku engga ingin orang kampus tahu aku engga ke kampus untuk ke perpustakaan yang artinya aku lepas tangan dari kehidupan kampus. Ujung-ujungnya terlalu banyak berbagi membuat aku insecure, sampai aku kepikiran apa jadinya kalau kakak ini liat statusku di sini, dia pasti merasa aku kabur dari kegiatan kampus. Hal-hal seperti itu, yang membuatku lima menit kemudian memilih uninstall instagram. Sesederhana itu.

Hari ini aku membaca beberapa buku di perpustakaan. Dari pagi sampai sore menjelang maghrib sepertinya. Niatnya untuk riset Verindischen yang berakhir menjadi quality time yang menyenangkan. Mungkin karena tempat ini sepi atau karena buku jejeran buku yang membuatku merasa nyaman, atau mungkin karena Chrisye — Juwita menjadi pelengkap momen. Sambil terdiam membaca paragraf soal Kartini, ketika aku mendengar Cintaku-nya Chrisye aku terdiam. Aku ingin mengabadikan momen ini, aku berpikir oh iya IG story, tapi IG itu sudah kuinstall ya.. aku diam berpikir lalu aku berpikir Fik kamu sudah lama tidak menulis jurnal. Jadi begini jadinya aku spontan membuka medium. Menulis apa pun yang terpikirkan tanpa takut orang-orang menjudge.

Tapi hari ini memang menyenangkan sekali, aku merasa mandiri dan bebas. Aku punya kuasa penuh soal apa yang akan kulakukan hari ini.

Selamat sore menjelang malam dari Fikra di semester 7. Draft 13 Verindischen masih berjalan, keluarga berjuang, tahun depan penuh pengharapan. Salam sayang!

Show your support

Clapping shows how much you appreciated fikra dilla’s story.