Makan Bakpao

Selama semester tujuh aku belum pernah berlari, kebanyakan jalan cepat bahkan melompat saja engga pernah, karena memang, engga ada sesuatu yang membuatku harus melompat atau berlari. Dan malam ini akhirnya aku berlari, mengejar tukang bakpao yang tidak bisa diraih. Kemarin aku makan bakpao ayam dan kacang ijo yang sangat berselera sampai aku mengambil keputusan mungkin setiap malam aku harus makan bakpao. Malam ini aku diam-diam berharap tukang bakpao lewat, alhamdulillah sayup sayup suaranya terdengar aku lari dari lantai tiga keluar tapi tukang bakpaonya sudah menghilang. Akhirnya aku capek dan semakin lapar. Sekarang aku merenung sambil merutuk kepada tukang bakpao yang tidak menunggu aku keluar.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.