Mengancingkan Rencana


rencana butuh rumah tempat ia menukar
pikiran menjadi yang bergerak
di depanmu sebagai matahari
mungkin ada rindu yang berlari
menempuh jarak yang tak pasti
barangkali jutaan kilometer cahaya panjangnya
bersama bintang dan planet-planet
yang tidak terlalu kau hafal namanya
berbutir-butir seperti debu
berwarna seperti lampu
kunang-kunang tersesat
di matamu yang ungu
tajam jadi peluru.

lihatlah bajumu, kancing-kancing
yang serupa permen itu
menjelma pintu
dengan tiap-tiap kunci yang tak sama
menjadi pelindung
tiap-tiap yang kau sebut waktu

seorang pencuri akan mengintip
setiap malam melalui warna lain yang tak pernah
kau lihat sebelumnya, meskipun di masa lalu
atau masa kecil
pintu begitu mudah bergeser
dihantui badai, dihujani andai.

— 2016

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Fina Lanahdiana’s story.