9 Gejala Kanker Serviks

Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim melalui vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks.

Tapi penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual. Di bawah ini, ada 9 gejala yang dapat kita perhatikan untuk mengenali kanker serviks secara dini.

1. Flek atau pendarahan di luar jadwal menstruasi.

Bercak darah atau pendarahan di luar menstruasi biasanya ringan, ini merupakan gejala awal yang perlu dicurigai. Memang tidak semua pendarahan di luar jadwal menstruasi disebabkan oleh kanker serviks. Hal ini juga bisa terjadi ketika seorang wanita mengalami stress, kondisi kurang fit, menggunakan kontrasepsi, gejala keguguran, dan lain-lain.

Namun sebagai langkah kehati-hatian, maka harus menyikapi pendarahan ini sebagai kecurigaan kita terhadap gejala kanker serviks apalagi disertai dengan gejala lainnya seperti dijelaskan di bawah.

2. Menstruasi lebih panjang dari biasanya.

Jika biasanya durasi haid selama 5–7 hari, namun jika ada masalah pada rahim maka menstruasinya bisa lebih panjang. Masalah rahim tersebut mungkin adalah tumor jinak atau ganas, termasuk kanker mulut rahim (serviks), dan juga gangguan pembekuan darah.

3. Darah menstruasi lebih banyak dari biasanya.

Hampir sama dengan gejala kedua, darah menstruasi yang lebih banyak dari biasanya menandakan adanya perubahan pada lapisan rahim dan bisa jadi ini tanda atau gejala kanker serviks. Maka periksakanlah ke dokter untuk mencari penyebab pastinya.

4. Mudah terjadi pendarahan.

Ketika mulut rahim atau serviks mengalami suatu perubahan yang bersifat ganas, maka jaringan tersebut menjadi rapuh dan mudah berdarah. Oleh sebab itu sentuhan yang biasanya tidak menimbulkan perdarahan pada orang normal, bisa terjadi pendarahan pada kanker serviks.

Sentuhan yang dimaksud bisa berupa berhubungan seksual, douching, atau pemeriksaan panggul dengan memasukkan alat ke jalan lahir.

5. Nyeri selama berhubungan seksual.

Hampir sama dengan poin 4, jaringan serviks yang mengalami keganasan juga lebih sensitif karena proses peradangan dan kematian sel (nekrosis). Oleh sebab itu akan mudah terasa nyeri ketika tersentuh.

6. Nyeri di sekitar panggul.

Gejala ini sering tak terduga, hampir sama dengan gejala di atas. Rasa tak nyaman dan nyeri di sekitar panggul terjadi akibat proses peradangan pada leher rahim.

7. Perdarahan pasca menopause.

Ketika seorang wanita sudah memasuki masa menopause, artinya tidak ada lagi darah haid. Oleh sebab itu jika terjadi pendarahan lagi setelah masa ini, maka dicurigai itu adalah tanda-tanda kanker serviks.

8. Keputihan yang tidak biasa.

Maksud dari keputihan disini yaitu keluarnya cairan selain darah yang keluar dari jalan lahir. Cairan yang dimaksud bisa berupa lendir-lendir dan/atau bercampur nanah, atau bahkan darah kotor.

9. Berat badan turun drastis tanpa sebab yang jelas.

Tidak hanya sebagai gejala kanker serviks, chahexia atau badan kurus karena kanker juga bisa terjadi pada penyakit kanker apa saja. Jadi ini merupakan ciri umum kanker, bukan ciri kanker serviks secara khusus.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.