Social Experiment Iseng Berujung Sentilan ke Millenials

Froyo Story
May 11 · 4 min read

Kalian pasti tau dong sama yang namanya social experiment? Pada awalnya social experiment biasa digunakan oleh para psikolog untuk mengetahui perilaku manusia secara objektif dan acak namun sekarang sejak internet mendunia, social experiment bisa dilakukan oleh siapa aja dan menjadi konsumsi banyak pengguna internet di berbagai platform media sosial.

Social experiment ada banyak macamnya, mulai berupa wawancara langsung secara singkat terhadap suatu hal seperti politik, ekonomi, atau gaya hidup tanpa ada kontrol dari si pewawancara sampai social experiment yang dilakukan langsung di tempat umum, seperti yang dilakukan Coca-Cola Singapore yang mengharuskan orang memeluk vending machine terlebih dahulu sebelum mendapatkan Coca-Cola-nya. Meskipun kebanyakan social experiment dilakukan secara langsung, ada juga lho social experiment yang dilakukan secara nggak langsung melalui media sosial seperti yang dilakukan oleh Byron Denton, seorang Youtuber remaja asal Inggris yang going viral karena menjadi kaya mendadak di Instagram pribadi miliknya.

Dari postingan foto Instagram yang biasa-biasa aja, Byron Denton tiba-tiba berubah menjadi sosok tajir dan stylish dengan memajang fotonya naik pesawat jet pribadi, belanja barang-barang mahal dan ternama kayak Balenciaga, Off-White, dan Louis Vuitton which is hal-hal yang nggak semua orang bisa lakukan, udah kayak artis papan atas aja deh pokoknya. Netizen yang kagum dan penasaran lebih banyak daripada yang menyangsikan tampilan Byron padahal dibalik konten-konten bikinannya, ada udang dibalik sepatu Balenciaga. Wait, what?

Tau nggak, kalo ternyata semua yang dipamerin Byron di Instagramnya is totally fake! Waduh, palsu gimana sih? Byron sendiri menjelaskan di video Youtubenya ternyata apa yang dilakukannya adalah sebuah social experiment untuk menjawab rasa penasarannya,

“I’d always wondered if the reason people are so obsessed with celebrities was due to the fact they can afford to live a life not everyone can.” — Byron Denton

Selain itu Byron juga tertarik untuk mengetahui apakah lifestyle seseorang di Instagram mempengaruhi pertumbuhan followers dan engagement.

Well, ternyata hasilnya quite unexpected bagi Youtuber remaja ini. Hanya bermodalkan Photo-Editing Application seperti Adobe Photoshop dan Lightroom untuk mengalter image dari fotonya yang sedang duduk di sofa menjadi duduk di kursi pesawat jet pribadi dan FaceTune untuk mengedit tone warna supaya lebih keliatan classy dan elegant serta beberapa aplikasi sejenis lainnya. Hasilnya? Foto dirinya yang sedang duduk di kursi jet pribadi tersebut berhasil mendapatkan 1.000 likes hanya dalam beberapa detik saja. Wow!

Gak sampai di situ aja, baru-baru ini Byron juga melakukan social experiment keduanya yaitu dengan memalsukan fotonya seolah sedang asyik menikmati festival musik Coachella 2019 di California, Amerika Serikat. Padahal dia sama sekali nggak dateng ke Coachella, foto-foto yang di unggahnya sejatinya adalah foto-foto dirinya di sekitar rumahnya yang di edit seakan-akan sedang panas-panasan sambil asyik menikmati salah satu festival musik terbesar di dunia tersebut.

Byron melakukan social experiment iseng ini nggak cuma untuk mengetahui pengaruh lifestyle terhadap pertumbuhan followers dan engagement doang, Youtuber 19 Tahun ini kemudian mencoba membandingkan konten normal miliknya yang bebas editing dengan konten yang udah dia edit. Hasilnya? Mengejutkan! Untuk postingan konten normal apa adanya ia mendapatkan sekitar 2.000 likes sedangkan untuk postingan konten yang udah dia edit untuk social experiment ia mendapatkan sekitar 12.000 likes per konten! Amazing! Dari sini Byron menyimpulkan kalo ternyata nggak susah kok untuk “membohongi” para followersnya dengan konten foto yang udah dipoles dengan photo-editing apps.

Dari social experiment iseng ini, Byron membantu membuka mata kita bahwa nggak semua yang di posting orang di Instagram itu real. Dengan bantuan beberapa aplikasi dan teknik standar editing foto setiap orang bisa dengan mudahnya memanipulasi lifestyle mereka di Instagram yang efeknya bisa menambah jumlah followers dan engagement secara signifikan.

Kalo kamu perhatikan, kecenderungan perilaku Milennials dan Gen Z Indonesia di media sosial sekarang didasari oleh pencitraan diri mereka demi status sosial, nggak sedikit juga yang istilahnya sampai “memalsukan” gaya hidup. Contohnya, di toko baju ternama di mall-mall kota besar, mereka hanya mengambil baju yang terlihat bagus, nyoba di ruang ganti, foto-foto, post di Instagram Stories, terus malah nggak beli. Ada juga contoh dari influencer asli Indonesia berinisial SH yang posting konten pake jam mewah di Instagram dan ketahuan oleh netizen kalo ternyata jam itu kw alias palsu. Busted!

Well, nggak salah sih memalsukan lifestyle kalian di media sosial untuk caper atau bahkan mendapat pengakuan dari netizen sebagai orang yang paling stylish, hypebeast, dan kekinian. But to be honest, emang nggak aneh ya tenar karena kepalsuan? Malu nggak sih kalo akhirnya bakal ketauan?

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade