Sep 6, 2018 · 1 min read
Nama yang paling kusukai; namamu.
Sejak pertama mengetahuinya, tiba-tiba ingin kuubah semua nama hal yang kusukai dengan namamu:
langit, hujan, bulan, dan segala tempat tinggal keindahan.
Pada huruf terakhir ketika aku mengeja namamu, sebuah puisi yang tengah kutulis tentangmu tiba-tiba menabrak kesadaranku. Hal-hal yang kusukai selalu berakhir tragis dalam tubuh sebuah puisi; menambah yang tak bisa dimiliki.
Tiba-tiba, kunamai ladang ilalang liar di kepalaku dengan namamu.
