frozen rose
Sep 6, 2018 · 1 min read

Nama yang paling kusukai; namamu.

Sejak pertama mengetahuinya, tiba-tiba ingin kuubah semua nama hal yang kusukai dengan namamu:

langit, hujan, bulan, dan segala tempat tinggal keindahan.

Pada huruf terakhir ketika aku mengeja namamu, sebuah puisi yang tengah kutulis tentangmu tiba-tiba menabrak kesadaranku. Hal-hal yang kusukai selalu berakhir tragis dalam tubuh sebuah puisi; menambah yang tak bisa dimiliki.

Tiba-tiba, kunamai ladang ilalang liar di kepalaku dengan namamu.

    frozen rose

    Written by

    a syndrome with little paradox

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade