Jel
Jel
Jul 26, 2017 · 1 min read

11.

aku tidak tahu apa yang harus kulakukan saat kamu unmood. kau hanya merengut seperti kudanil tua yang padang lumpurnya surut. sayaang.. bisakah kau mengatakan padaku harus bagaimana? karna aku sama skali tidak suka saat garis wajahmu mengkerut.

aku sangat suka saat kamu merengek seperti bayi. itu menggemaskan!! mungkin aku akan merindukan saat saat itu di Surabaya. disaat aku kembali pada rutinitasku menjadi seorang mahasiswa perokok yang terlalu sering merusuh penjaga wateg didepan kampus; dengan rambut diikat dan kacamataku yang lebih sering bertengger di atas kepala daripada didepan mataku.

"Pada satu titik, aku pernah membencimu. Karena ada ego dan emosi berkembang menjadi satu, membesar dan mengalahkan diri sendiri.
Namun bahkan itupun bukan berarti kau tak kucintai dan tak kupedulikan lagi."
-entah kau mau menerima ini atau tidak. sayang.. aku hanya menyatakannya dan jika kamu mempersilahkan, aku akan memperbaikinya. itupun seijinmu.

tertanda,
seorang perempuan yang (mungkin) kamu kenal. atau mungkin juga tidak.

    Jel

    Written by

    Jel

    Dragon without fly.

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade