Jel
Jel
Jul 29, 2017 · 1 min read

13.

Saat melihatmu menangis, mataku pun terasa perih.
aku tahu Tuhan sedang menguji kekuatan hatimu, aku tahu Tuhan sedang menunjukkan ujianNya melalui perlakuan tak menyenangkan bagimu.
aku tahu Tuhan Maha Penyayang, terlebih padamu, yang sengaja diujiNya sekarang.

Maka kumohon,
jangan menangis, Tuan.. jangan menangis sekarang.
saat mereka yang disana masih membutuhkan kekuatan jiwa ragamu seorang.

Maka aku mohon,
Jangan menangis lagi, Tuan..
tetapkah kuat!
untuk setiap masalah yang membuat hati dan matamu perih,menguatlah!

Kau harus tahu, aku menyukai kekuatan pribadimu.
Aku menyukai ketangguhan pola pikirmu.
Aku mencintai semua sifat kelaki-lakian yang ada padamu.

Maka, menguatlah engkau.
Jangan, kumohon jangan menangis..
Aku tahu kau kuat, 
sekuat aku yang selalu mendoakan kamu tetap dalam berkat-Nya.

Bukankah tak ada beban yang terlalu berat? ketiadaan adalah suatu proses dalam keadaan.

Aku ingin kau tersenyum,
percayalah..
Tak ada kehilangan yang mampu membunuh ragamu seperti saat datangnya kiamat.
aku percaya, kamu kuat!

    Jel

    Written by

    Jel

    Dragon without fly.

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade