Jel
Jel
Aug 9, 2017 · 1 min read

16.

Tuan,mungkin kamu bertanya tanya apa maksud dari tulisanku kali ini? pernahkah kamu bertanya tanya mengapa aku selalu menulisimu surat? padahal setiap hari kita bisa saja membicarakannya secara langsung bersama sama.

yang kuingat, kamu pernah bertanya begini, "jell, kenapa sih kamu kalo nulis malem malem pas aku udah tidur?". Tuan, kamu pasti tahu, tidak semua hal menjadi baik baik saja saat dibicarakan secara langsung. bisa jadi malah lidahku menjadi kelu dan tidak sempat menyampaikan apa yang kupikirkan; apa yang aku resahkan.
tapi kali ini, aku mencoba menulis saat kamu masih terbangun. menonton review ponsel yang entah apa menariknya bagimu, karna menurutku itu membosankan. hehehee~
untuk itu semua, begitulah aku lebih suka menuliskannya padamu.

menulis untukmu merupakan suatu kesenangan tersendiri bagiku. menerka nerka kamu sudah melihatnya atau belum? bertanya tanya apa pendapatku tentang tulisan tulisan yang kubuat? bagaimana 'aku' yang dari sudut pandangmu? entahlah..
Tuan, bisakah sesekali kau menjelaskannya padaku?

malam tadi kau mengajakku menonton rangkaian short movie yang ternyata sponsor product. mengesankan..
kamu berkata, "aku gaperna se-real ini kalo nonton film. berasa dejavu jell! hahahaa".

makanya kamu tuh jaga diri baik baik jo. sayang kamu akutuh!!
hahaha..

dariku,
yang berjarak empat sampai lima jengkal dari pipi gempalmu..

    Jel

    Written by

    Jel

    Dragon without fly.

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade