Tigapuluhsatu

Penyesalan yang tidak kusesali

Mungkin yang kulakukan memang percuma.

Aku berharap bahwa apa yang ku lakukan akan menyenangkan hatimu, Tuan.. ternyata aku salah.

Aku menuliskan sebuah kata dibawah namamu dan yang kau katakan adalah “Tentunya kau juga katakan hal yang sama kepadanya”.

Hahahaa… betapa bodohnya aku. Aku masih menganggap hal yang kulakukan untukmu akan terlihat special dimatamu. Yaah… aku memang gadis yang naif.

Setelah mendapat cercaan dari kekasih baruku- yang protes kenapa harus ada kata itu dibawah namamu; aku tetap menerimanya.

Setidaknya, disetiap tusukkan jarum tatto ini aku bisa menceritakan beban perasaan yang terlalu lama kupendam sendiri.

Aku melakukannya untukmu. Tetapi jika menurutmu tidak; anggaplah aku melakukannya untuk diriku sendiri.

Aku tidak benar benar menyesal..

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.