Rencana

Asa tiada henti berkuasa

Menggeliat tiada nama

Tak pernah ku baca

Hanya sebuah rencana

Ku tatapi berasa percuma

Satupun tiada kurasa

Tak terjadi bahkan tak nyata

Ambisi sangat membuncah

Namun tiada asa

Harap ku semakin goyah

Tiada waktu bercanda ria

Hanya usaha penuh gairah

Ku lontarkan doa tiada tara

Tinggal tawakal dan rela

Ku raih kembali sahabat pena

Ku tatap tanpa cela

Satu persatu terlewat sudah

Yang tersisa rasa penuh lega

k$����L

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.