DEVELOPING ORGANIZATION IN TRANSPORTATION WHEEL ANALOGY

Membangun Organisasi Dari Analogi Sebuah Roda Moda Transportasi

BAB KEDUA Mengetahui Moda Transportasi

Pada bab ini kita akan coba mengenali terlebih dahulu tentang moda-moda transportasi, yang akan menghantarkan kepada kita kepada kepahaman awal tentang pengembangan organisasi.

Sama halnya dengan kendaraan atau moda transporatasi, organisasi itu juga menghantarkan anggota organisasi dari satu tujuan ke tujuan berikutnya.

Gerobak

Dalam abad sebelum masehi, dalam peradaban manusia yang sangat primitif sebelum ditemukannya moda atau alat transportasi. Manusia banyak sekali mengalami kendala dalam kaitan keinginan mereka untuk mendistribusikan hasil produksi mereka, seperti buruan hewan untuk bahan pangan daging, atau hasil pertanian dari mengambil buah-buahan yang ada di hutan. Pada saat itu belum ada kegiatan perilaku bercocok tanam atau beternak, mereka mengandalkan ketrampilan untuk mendapatkan bahan makanan dari hutan, menandai lokasinya dan kemudian mengulang kembali untuk mendapatkannya.

Untuk lokasi yang sangat jauh mereka mengandalkan sungai sebagai moda transportasi terbaik, dengan mengikatnya pada sebuah bilah kayu dan mengikutkan dalam arus air sungai yang ada.

Historical Transitions Accelerate by Wilber and Co

Hingga kemudian peradaban mulai berubah, manusia mulai beralih dari ‘era hunterer’ menjadi ‘era farmer’. Pada era inilah, moda transportasi juga berangsur baik, diilhami menggelindingnya sebuah batang pohon yang tumbang akhirnya mereka mulai mengenal keefektifitasan, bahwa penampang yang melingkar ternyata mengurangi gaya gesek dan memudahkan untuk membawa satu obyek, dari satu sisi ke satu sisi lainnya.

Nampak dalam sebuah catatan sejarah Mesir Kuno, di dinding-dinding peninggalan sejarah, dan banyak ditemukannya manuscript kuno, yang menerangkan bahwa pada saat itu penggunaan sebuah roda banyak digambarkan. Mulai mengangkut batu saat kerja paksa membangun sebuah bangunan peradaban, hingga aktivitas mengangkut hasil panen dari satu tempat ke tempat lainnya. Alat angkut itu kita kenal dengan nama gerobak.

Dalam catatan sejarah, gerobak banyak digambarkan menggunakan tenaga manusia ataupun hewan penarik. Menggunakan satu ruas yang dimasing-masing ujungnya adalah roda, gerobak ditopang oleh manusia atau hewan penarik guna menjalankannya. Demikian seterusnya, ia (gerobak itu) hilir mudik untuk memindahkan sesuatu.

Prinsip dalam sebuah moda transportasi itu tergantung dari

  1. Kemampuan beban angkut pada moda transportasi tersebut.
  2. Kecepatan angkut atau ‘Cycle Time’ (dari tujuan awal angkut, menghantarkannya hingga kembali pada tujuan awal angkut)
  3. Stabilitas dan besarnya ‘Energi’ untuk merangkum pada point nomer 1 dan 2.

Pada jaman itu karena masih terbatasnya segala resources, mulai dari memproduksi moda transportasinya atau bahkan sumber energinya. Pemilik kegiatan (saat itu Raja dan para Bangsawan atau Pengusaha), melakukan tindakan yang sangat melanggar hak asasi manusia, mulai pemaksaan, ancaman, hingga penyiksaan.

Itu semua hanya demi mendapatkan energi untuk menggerakkan moda transportasi tersebut.

Kemampuan beban angkutnya pun rendah, karena masih belum banyak ditemukan material bagus untuk menyusun moda transportasi yang tangguh. Ditambah beratnya medan jalanan yang masih didominasi tanah dengan batuan yang tidak rapi bahkan kadang terjal. Baru beberapa jarak pun kadang moda transportasi itu langsung mengalami kerusakan. Oleh sebab itu, dominansi penggunaan Unta, Kuda dan Keledai masih sangat tinggi.

Seiring dengan perkembangan peradaban, dan semenjak ditemukannya material bijih besi, modifikasi moda transportasi begitu pesat. Karena selain untuk tujuan ekonomis, moda tersebut dipergunakan untuk kebutuhan penguatan pasukan-pasukan perang kerajaan. Baru kemudian kerajaan pun mulai berpikir untuk membangun infrastruktur jalan-jalan yang bagus.


Sepeda

Pada era perkembangan peradaban yg lebih baik, cobalah kita sejenak mengenal pencipta sepeda pertama kali. Baron Karls Drais von Sauerbronn atau Karl Drais lahir pada tanggal 29 April 1785 di Karlsruhe, Jerman, tercatat sebagai penemu sepeda yang pertama. Drais berhasil melakukan terobosan penting, yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya. Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga akhirnya mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan.

Danke Karl Drais — http://danke-karl-drais.de

Sepeda Draisienne ini tak bertahan lama, karena setelah itu, mulai muncul jenis-jenis sepeda baru yang lebih effisien bahkan beberapa di antaranya ada yang sudah menggunakan pedal, walaupun pedal tersebut masih belum sempurna seperti sepeda jaman sekarang). Walau begitu, sepeda buatan Baron von Drais ini tetap harus diacungi jempol, karena sudah mampu menjadi tonggak munculnya sepeda-sepeda modern di dunia.

Balap sepeda jalan raya mulai menjadi olahraga terorganisir pada tahun 1868. Kejuaraan dunia pertama diadakan pada tahun 1893 dan bersepeda telah menjadi bagian dari Olimpiade sejak era modern dimulai di Athena pada tahun 1896.


Sepeda Motor

Ada beberapa orang yang diakui sebagai penemu sepeda motor, diantaranya yaitu Ernest Michaux (Perancis), Edward Butler (Inggris), dan Gottlieb Daimler (Jerman). Namun pada tahun 1885 Gottlieb Daimler dan mitranya, Wilhelm Maybach, berhasil menjadi perakit motor pertama kalinya yang diakui di dunia.

Daimler memasangkan mesin empat langkah berukuran kecil pada sebuah sepeda kayu. Mesin diletakkan di tengah (di antara roda depan dan belakang) dan dihubungkan dengan rantai ke roda belakang. Kemudian sepeda kayu bermesin itu diberi nama Reitwagen (bahasa Jerman, yang artinya mobil tunggangan), walaupun sebenarnya kendaraan itu adalah sepeda bermotor. Sepeda motor ini juga merupakan kendaraan pertama di dunia yang memakai bahan bakar minyak atau yang biasa kita sebut dengan bensin.

Daimler Reitwagen Source by Wikipedia

Pada waktu itu jenis kendaraan ini belum dikenal masyarakat banyak. Sampai pada tahun 1892, Heinrich Hilderband dari Muenchen, Jerman, memperkenalkan sepeda motor model baru. Sepeda motor pertama yang dijual untuk umum dibuat oleh pabrik sepeda motor Hildebrand & Wolfmüller di Muenchen, Jerman, pada tahun 1893.

Roda belakang sepeda motor Hilderbrand & Wolfmüller digerakkan langsung oleh kruk as (crankshaft). Kesuksesan ini kemudian disusul lagi oleh Werner Brothers pada beberapa tahun berikutnya.

Dan kemudian berangsur-angsur perkembangan dari sepeda motor ini menggunakan “chain” atau rantai, dan “Clutch” yang saat ini mengilhami sepeda motor modern.

Modern Ferrari Motorcycle

Mobil

Penemu mobil pertama di dunia adalah Nicholas Joseph Cugnot (1725–1804). Mobil dari penemu mobil pertama dengan prinsip kendaraan bermotor berhasil ditemukan pada tahun 1769. Dengan mobil bermesin tenaga uap air. Kemudian teknologi mesin uap ini lebih banyak digunakan sebagai tenaga penggerak lokomotif kereta api. Seperti roda mobil, revolusi mesin penggerak kendaraan terus menggelinding. Setelah temuan mesin uap, kini giliran mesin dengan tenaga uap minyak bumi yang diterapakan untuk menggerakkan kendaraan. Henry Ford, dialah orang yang berhasil membuat mobil dengan mesin uap minyak bumi. Henry Ford lahir pada tanggal 30 Juli 1863.

Cars Type

Mobil yang pertama kali sebenarnya hanyalah mesin uap yang dipasang pada sebuah grobak yang muncul di akhir abad ke-18. Mesin-mesin uap ini berat yang membuatnya menjadi lambat dan sulit untuk dikontrol. Setekah mesin uap di perbaiki, barulah mulai digunakan oleh khalayak umum pada abad ke-19.

Beberapa mobil di awal abad ke-20 menggunakan tenaga listrik dari penemu mobil. Namun masih lambat dan berat dan tenaga listrik tidak dipergunakan lagi sampai ide itu dihidupkan kembali pada akhir abad ini, sebagai alternatif dari bahan bakar minyak.

Mesin pembakaran dalam (internal combustion engine) mengubah bahan bakar mobil menjadi kendaraan berbahan bakar minyak yang memiliki power tinggi. Bahan bakar yang digunakan antara lain bensin, solar, atau minyak tanah. Ketika gas meledak di dalam silinder, itu akan mendorong piston turun dan memutar roda.

100 Years of Cars

Sekarang kita mengetahui sejenak perkembangan moda transportasi yang dipergunakan sejak jaman sebelum masehi hingga perkembangannya menjadi moda tranportasi modern yang telah berhasil membantu manusia dalam melakukan kegiatan pemindahan obyek dari satu tempat ke tempat lainnya.

Lalu apa hubungannya dengan perkembangan organisasi sebagaimana menjadi judul dari penulisan ini?. Adakah sesuatu yang dapat kita pahami dari moda-moda transportasi ini sebagai desain organisasi kita dari masa ke masa seiring perkembangan usaha kita?

(Kita akan simak hal tersebut dalam Bab Ketiga berikutnya)