Sep 8, 2018 · 1 min read
Malam itu.
Ia memandang nanar. lurus.
Diantara pucuk matanya yang basah,
Ia menatap persis kearah laki-laki yang duduk terpaku sepi diseberang ruangan.
Lalu, bibirnya mulai mengatup pelan..
“Salahku apa?”
Bandung, 22 Agustus 2018.
