8 Acara Nyeni Yang Instagramable di Bulan November!

Bulan Oktober telah berlalu, November pun menanti di depan mata. Jika anda cukup beruntung (dan berhitung), anda bisa mengambil cuti di bulan November yang permai ini lalu segera mengepak koper, berangkat liburan ke tempat-tempat liburan seru di Indonesia tercinta. Dan, oh, saya tidak membayangkan (tidak juga menyarankan) anda untuk berfoto-foto selfie di objek wisata. Ada yang lebih seru daripada itu, lebih instagramable. Yang saya maksud adalah acara-acara, kegiatan-kegiatan di tempat anda pergi liburan.

Oke, cukup sudah intronya. Berikut ini adalah 8 kegiatan yang menurut saya nyeni, yang sangat layak untuk di-instagramkan.

  1. OFF THE WALL 
    (2–7 NOVEMBER 2016 di Jakarta)

OFF THE WALL Jakarta, pekan seni urban kontemporer Prancis-Indonesia yang mempertemukan 10 seniman street art dari Prancis dan Indonesia. Mereka tidak hanya diundang untuk berpameran, namun juga berkolaborasi dalam pembuatan beberapa karya mural di beberapa tempat di Jakarta. Tidak hanya di tembok kota, karya-karya kesepuluh seniman ini juga akan menghiasi dinding pusat kebudayaan , hotel, sekolah, galeri bahkan museum!

2. FESTIVAL REWANDHA BOJANA 
(6 NOVEMBER 2016 di Banyumas)

Mesjid Saka Tunggal merupakan salah satu mesjid tertua di Indonesia. Dinamakan demikian karena mesjid ini hanya memiliki 1 tiang penyangga. Dibangun pada tahun 1288 Masehi sebagaimana tertulis di prasasti yang terpahat di saka masjid. Di sekitar mesjid hidup ratusan kera-kera liar. Sebagai bagian dari ritus Grebeg Suran, gunungan yang terdiri dari sayur dan buah-buahan akan diberikan kepada kera-kera tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap alam.

3. LOMBA PERAHU TRADISIONAL 
(7–8 NOVEMBER 2016 di Aceh)

Lomba perahu tradisional tahunan ini diselenggarakan untuk merayakan kekayaan budaya maritim Indonesia — khususnya Aceh. Sebagai bangsa maritim, Indonesia punya sejarah panjang dengan budaya perahu. Selain lomba perahu, di acara ini juga diadakan lomba memancing serta tur kota.

4. ROCK IN SOLO 
(13 NOVEMBER 2016 di Solo)

Memasuki usianya yang ke-11, Rock In Solo semakin menancapkan pengaruhnya sebagai festival rock berpengaruh di Indonesia. Menghadirkan puluhan band rock ternama dari Indonesia dan Mancanegara, Rock In Solo selalu berhasil menawarkan pengalaman terbaik bagi pecinta musik rock Tanah Air.

5. PARADE REOG PONOROGO 
(15 NOVEMBER 2016 di Ponorogo)

Pertunjukan Reog merupakan seni tradisi yang sudah terkenal di Mancanegara. Pesona dan daya magisnya selalu memikat penonton untuk mengikuti keseluruhan prosesi hingga selesai. Tiap pertunjukan selalu membawa impresi yang mendalam. Konon kepala Singa Barong bisa mencapai 50–60 kg yang dipakai oleh satu orang penari! Dengan lincahnya ia memainkannya hingga terasa hidup.

6. NGAYOGJAZZ 2016
(19 NOVEMBER di Yogyakarta)

Festival Jazz yang telah diselenggarakan sejak tahun 2007 ini selalu memberikan kejutan segar, baik dari barisan penampil hingga kualitas suguhan yang tidak diragukan lagi. Mengusung tema Hamemangun Karyenak Jazzing Sasama, Ngayogjazz tahun ini akan memberi kejutan bagi para penggemar Jazz di Indonesia.

7. BOKOR WORLD MUSIC FESTIVAL
(19–21 NOVEMBER 2016 di Riau)

Edisi kali kedua Bokor World Music Festival 2016 yang diselenggarakan di desa wisata Bokor, Kepulauan Meranti Riau yang berpenduduk 3429 jiwa. Desa ini mempunyai ciri khas kuliner, kerajinan bambu hingga wisata sungai dengan bentangan mangrove yang rindang di sepanjang sungai. Akan hadir musisi seperti Steev Kindwald dari Rumania, Gilles Saissi dari Prancis, dan Cwrwia dari Wales. Kemudian ada Ghahmuhyi dari Malaysia dan Darmawen dari Solo.

8. GUMELEM ETHNIC CARNIVAL 
(19–20 NOVEMBER 2016 di Banjarnegara)

Purworejo Klampok yang familiar disebut Klampok adalah kecamatan di Banjarnegara, Jawa Tengah. Klampok yang berada di jalur Banyumas — Banjarnegara dikenal sebagai sentra industri gerabah dengan produk andalannya adalah poci. Beberapa sisa-sisa bangunan lama memberikan bukti dahulu Klampok sudah menjadi menjadi kawasan yang sibuk dan ramai. Karnaval ini akan mengajak Anda untuk mengalami berbagai macam kegiatan tradisi sekaligus napak tilas bangunan-bangunan tua yang menawan.