Menghubungkan Kita Semua

Derick Smith
Aug 25, 2017 · 2 min read

Indonesia merupakan negara yang hanya sebagian terhubung ke dunia online dan digital. Koneksi broadband yang stabil dilaporkan hanya tersedia untuk kurang dari 4% warga Indonesia (Masuknya broadband stabil hanya berada pada 1.7% pada tahun 2016 dan diprediksi meningkat antara hanya 2.7% dan 3.3% pada tahun 2021. ~ Budde Report).

Dalam beberapa tahun terakhir operator mobile telah membuka pasar, dan broadband mobile telah melewati garis masuk 50%. Bagaimanapun, banyak orang, dalam banyak komunitas, kesulitan untuk mengakses bahkan layanan online dasar sekalipun.

Alur perubahan terhambat oleh banyak faktor. Menyebarkan kabel fiber optik di seluruh negara seperti Indonesia, dengan hutan tropisnya yang kaya, ribuan pulaunya, dan populasinya yang tersebar luas bukanlah tugas yang kecil. Perusahaan telekomunikasi besar didorong oleh perencanaan finansial, dan kebutuhan untuk mendapat keuntungan. Sayangnya, sebagian orang dan komunitas lebih menarik dari yang lainnya. Seperti banyak perekonomian yang berkembang lainnya, Indonesia terganggu oleh apa yang tidak dimiliki, sementara apa yang ada juga sering kali kesulitan dengan kehandalan koneksinya.

Seperti pasar lainnya, pasar telekomunikasi hanya bisa mendapat keuntungan dari partisipasi dan pilihan yang lebih besar. Jika ada tempat dimana pemain-pemain besar tidak ingin masuk, maka pemain yang lebih kecil yang akan mengisi kekosongannya.

Ini adalah alasan dibalik proyek Ammbr (www.ammbr.com). Melalui penggunaan teknologi jaringan jala dan Blockchain, teknologi dibalik Bitcoin, Ammbr bertujuan untuk mendorong para individu untuk menyebarkan Internet ke setiap sudut dunia.

Representatif yang ditunjuk untuk Ammbr yang berlokasi di Singapura adalah Dr. H. Abdul Hamid Alatas, dan beliau sangat optimis tentang kemungkinan bagi Indonesia. “Di negara dimana sebagian besar orang tidak mampu berdasarkan standar global, solusi dengan biaya rendah tetapi maju secara teknis seperti Ammbr bisa sangat mempengaruhi kehidupan banyak orang,” kata Dr. Hamid.

“Upliftment bukanlah soal pemberian, tetapi lebih tentang menawarkan kesempatan dan melebarkan horison. Orang-orang akan mengurus sisanya sendiri.”

Ammbr berencana memulai percobaan Jaringan Jala Ammbr pada 2018, dan mulai tersedia secara komersil pada 2019.

)
Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade