“Kaca”, Persembahan dari Anomalyst untuk Kemeriahan Hidup

Disunting oleh Amanda Christabel
Setelah merilis album perdana mereka “Segara” kurang dari satu tahun yang lalu, grup musik asal Jakarta, Anomalyst, yang beranggotakan Christianto Ario Wibowo, Farizky Wijanarko, dan Aryorespati Xavier Sastrowardoyo kembali hadir dengan single baru berjudul “Kaca” yang dirilis pada Jumat, 31 Agustus 2018. Perilisan lagu ini dinaungi oleh Senyawa Records.
Dilansir dari Christianto Ario Wibowo sebagai penulis lirik, “Kaca” adalah buah dari refleksi diri akan kehidupan yang tidak akan pernah berhenti berubah; bahwa satu-satunya yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendiri, sehingga ada masa dimana kita perlu bersandar dan menikmati hidup, sebuah kiasan dari bersyukur.
Kurang dari setahun setelah merilis album “Segara”, Anomalyst kembali memulai proses pembuatan album kedua dengan cukup spontan dan cepat, lebih lanjut lagi, Farizky Wijanarko sedikit menceritakan awal mula terjadinya album kedua Anomalyst yang akan datang, “Album kedua ini lahir secara spontan dan prosesnya pun jauh lebih cepat dibandingkan dengan proses pengerjaan “Segara”, banyak perubahan dari cara bekerja kami yang akan tergambarkan dari hasil karya kami nanti. Untuk judul album dan daftar urutan lagu, rahasia dulu aja ya biar menjadi kejutan nanti.”
Lagu “Kaca” juga dipilih sebagai single pertama dari album kedua yang akan dirilis pada bulan September 2018. “Kaca” juga berfungsi sebagai “jembatan” musikal antara album perdana dan album kedua mereka, “Secara musikal, ‘Kaca’ cukup mewakili warna album kedua kami secara keseluruhan dan cukup merepresentasikan perubahan dan perkembangan kami secara musikal” tutur Aryorespati Xavier.
Lagu ini dibalut dengan komposisi musik yang kaya, masih sejalan dengan genre yang Anomalyst kukuh sejak album pertamanya. Dalam segi komposisi lagunya, memang benar seperti yang dituturkan Aryorespati, bahwa lagu ini memang meriah dengan komposisi musik yang mampu menggambarkan pesan yang ingin disampaikan. Seakan menyelaraskan dengan tujuan diciptakannya lagu “Kaca”, yakni sebagai kiasan ucapan syukur. Anomalyst dengan sederhana merangkum kemeriahan hidup dalam lagu ini, gegap gempita dan seringkali tersesat, namun layak dinikmati dan diselebrasi.
“Kaca” sudah dirilis secara serentak diseluruh layanan musik digital dan disertai dengan video lirik. Dapat diakses melalui kanal berikut ini:
Artwork oleh Farizky Wijanarko dan Luthfi Amri Nasution
