Pamflet Buruh

Kami barisan tak berderap, tapi kami takkan tiarap. Kami barisan tanpa genderang, tapi kami siap perang.

Kami tak satu barisan, kami selalu dikalahkan. Tapi kami terus melawan, kami tak bisa dimatikan.

Kami tak bersatu, kami selalu dikalahkan. Tapi kematian bukan penghabisan, biar jadi hantu kami terus melawan.

Kalau mobil-mobil boleh bikin kemacetan, tapi kami dimaki karena demo di jalanan. Masihkah kalian pandang kami sesama manusia?

Kami sdh bekerja baik, tapi juragan tak pernah asyik. Kami sdh bikin yg hebat, tapi cuma majikan yg tambah dahsyat. Bangsat!

Majikan kami bajingan, atasan kami kelas menengah keparat, birokrat kami bangsat-bangsat. Lalu kami mesti bunuh diri? Tak sudi!

Kami berdemo sebab jalan lain sudah dimampatkan. Kami menyanyi untuk menghibur hati, nurani kami yang bicara, bukan anarki . Kami tahu revolusi masih sekadar mimpi. Tapi kami tetap melawan, itulah satu-satunya jalan perubahan.

Lawan, kawan! Lawan!

Lawan, kawan! Lawan!

Lawan! Lawan! Lawan!

Show your support

Clapping shows how much you appreciated gunawan bs’s story.