Cerita Mana yang Kamu Pilih?

Pelajaran utama yang saya ambil dari film Life of Pi adalah jangan pernah putus harapan. Harapan terlahir dari sebuah tujuan hidup. Tidak penting apakah tujuan itu nyata ataupun tidak karena pada akhirnya bukan tujuan itu yang yang akan menyelamatkan kita, melainkan semangat kita untuk mencapainya.

Seperti halnya Dragon Scroll. Gulungan yang berisi “rahasia kekuatan tak terbatas” yang hanya boleh dibaca oleh Dragon Warrior sebenarnya tidak berisi apa-apa. Gulungan tersebut dijadikan sebagai tujuan agar para pendekar belajar Kung Fu sebaik mungkin. Pengalaman selama belajar ini lah yang membuat para pendekar “mendapatkan kekuatan yang tak terbatas”, bukan Dragon Scroll.

Pada akhir Film, Pi menjabarkan dua versi cerita tentang pengalamannya di lautan setelah kapal yang ditumpanginya sekeluarga karam. Cerita pertama adalah cerita tetang dirinya berada pada sekoci bersama empat ekor binatang yang salah satunya adalah Richard Parker, sedangkan cerita kedua adalah tetang dirinya berada pada sekoci bersama juru masak yang beringas, seorang buddhis yang terluka dan Ibu nya.

Kedua cerita tersebut sama-sama tidak menjelaskan bagaimana kapal tersebut tenggelam. Selain itu, karena Pi adalah satu-satunya yang selamat, maka tidak ada yang dapat membuktikan kisah mana yang benar. Namun yang pasti pada kedua cerita, kapalnya tenggelam, orang tua Pi meninggal dan dirinya menderita.

Cerita yang disampaikan oleh Pi memberikan kita dua sudut pandang berbeda tentang bagaimana melihat sebuah realita. Sepahit apapun realita yang kita alami, hidup tetap harus berjalan. Untuk itu dibutuhkan motivasi. Motivasi dapat lahir dari sebuah cerita yang memang sengaja dikarang. Kebenaran dari cerita itu mejadi tidak penting karena yang paling penting kala itu adalah Pi bertahan hidup dan selamat.

Jadi, cerita mana yang kamu pilih?