Dari Persma, Oleh Persma, Untuk Massa ITB
Ganeca Pos: Mencerahkan, Mencerdaskan. Begitulah kata-kata yang terpampang di halaman utama sebuah koran yang sedang dihadapan saya. Siap meluruskan isu-isu yang saling berkontradiksi tentang kondisi ITB, bahkan linkungan sekitar, saat ini.
Ganeca pos adalah koran eventual yang diterbitkan oleh persma (Pers Mahasiswa ITB) yang cenderung meliput berita terkait isu atau event yang terjadi di dalam kampus. Sebagai UKM Media dan Informasi, tentu kehadiran Ganeca Pos sangatlah krusial dalam menyebarkan berita yang faktual dan akurat kepada massa kampus ITB. Besar pengaruhnya Ganeca Pos dapat dirasakan, seperti pemberhentian penyediaan air minum pet oleh rektorat hingga supel yang detiap ahun diadakan sebelum pemilu raya. Namun bagaimana proses pembuatan ganeca pos sehingga bisa menjangkau pembaca?
1.
Pertama isu-isu dikumpulkan secara kolektif oleh divisi litbang persma melalui bank isu yang dapat diisi oleh anggotanya. Setelah isu yang terkumpul dirasa cukup banyak, akan ditindak lanjuti dalam rapat redaksi. Isu-isu tersebut akan diseleksi dan dipilih untuk dilput berdasarkan nilai keaktualisasian dan relevansi isu terhadap massa kampus. Selain itu, setiap isu yang diliput memiliki penanggung jawabnya masing-masing yang bertugas untuk memastikan kualitas dan kredabilitas berita.
2.
Setelah terpilihnya berbagai isu dan penanggung jawabnya, proses pencarian informasi dimulai. Biasanya informasi dapat diperoleh melalui riset, reportase maupun mewawancarai sumber. Hasil data yang diperoleh nanti menjadi acuan utama bagi reporter untuk menulis berita. Hasil tulisan diserahkan pada divisi editorial untuk diperiksa ulang baik dari segi konteks maupun teknis, dan tidak lupa di layout oleh divisi artistik.
3.
Hasil akhir layout dikirim kepada percetakan untuk dicetak sekitar 600-an eksemplar. Menggunakan jasa percetakan tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit, namun mengingat koran ganeca pos yang disebarkan secara cuma-cuma alias gratis, darimanakah datangnya dana untuk menutupi biaya produksi? Sumber dana utama ternyata diperoleh dari Lembaga Kemahasiswaan ITB yang dikelola langsung oleh divisi administrasi dan keuangan Persma.
Koran yang sudah tercetak dibagikan kepada berbagai lembaga, seperti unit kegiatan mahasiswa, himpunan mahasiswa jurusan, dan sisanya disebarluaskan di tempat umum yang ramai dilalui mahasiswa.
4.
Lalu, apa?
Ganeca Pos edisi Agustus, 2018 sudah terbit. Setelah melalui rangkaian proses yang panjang dan berliku kini sudah dapat dibaca. Pertanyaannya: dimulai dari isu, lalu rapat redaksi, lalu pencarian data, lalu pengeditan, lalu pencetakan, lalu pembagian, lalu ketika sampai ketangan pembaca, lalu habis itu apa? Apakah prosesnya berhenti di titik ini aja? Atau adakah suatu proses lain? Proses yang tidak kasat mata, proses yang sangat krusial, bahkan lebih krusial daripada proses penulisan berita itu sendiri?
Pertanyaan ini saya serahkan sepenuhnya kepada Anda masing -masing.
